Tak Ada Pasien di Rumah Lawan Covid-19, Sejumlah Nakes Diperbantukan ke Layanan Lain

Kompas.com - 15/10/2021, 15:41 WIB
Seorang tenaga kesehatan mendistribusikan makanan kepada pasien COVID-19 di Rumah Lawan COVID-19 (RLC), Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/3/2021). Per Jumat (19/3), jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di tempat isolasi berkonsep Tenda Glamour Camping (Glamping) tersebut yakni sebanyak 95 orang dari total kapasitas 150 orang. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj. ANTARA FOTO/FAUZANSeorang tenaga kesehatan mendistribusikan makanan kepada pasien COVID-19 di Rumah Lawan COVID-19 (RLC), Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/3/2021). Per Jumat (19/3), jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di tempat isolasi berkonsep Tenda Glamour Camping (Glamping) tersebut yakni sebanyak 95 orang dari total kapasitas 150 orang. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pasien di Rumah Lawan Covid-19 di Tangerang Selatan, Banten, kosong. Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) pusat karantina tersebut diperbantukan ke layanan lain.

Kepala Rumah Lawan Covid-19 Suhara Manullang mengatakan, sedikitnya sudah ada lima nakes yang ditugaskan untuk membantu pelayanan hotline PIC 119.

"Karena kita tidak tahu lagi kapan terjadi lonjakan. Sudah dibicarakan ke Dinas Kesehatan, untuk tenaga medisnya akan diperbantukan ke PIC 119, sebagian," ujar Suhara saat dikonfirmasi, Jumat (15/10/2021).

"Jadi yang diperbantukan kurang lebih lima tenaga kesehatan, perawat ya," sambungnya.

Baca juga: Sepekan Terakhir, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Nihil Pasien

Menurut Suhara, para nakes tersebut akan diperbantukan selama pusat karantina milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan itu kosong atau hanya dihuni oleh sedikit pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, para nakes tersebut akan diminta kembali bertugas di Rumah Lawan Covid-19, jika terjadi lonjakan kasus yang berdampak pada peningkatan jumlah pasien.

"Jadi itu (diperbantukan) ke PIC 119. Misalnya nantinya terjadi lagi lonjakan maka dengan cepat dikembalikan ke RLC. Begitu prinsipnya," ungkap Suhara.

Diketahui, pusat karantina Rumah Lawan Covid-19 kini tak lagi dihuni pasien terkonfirmasi positif. Para tenaga kesehatan yang bertugas pun bisa sedikit bernafas lega.

Kepala Rumah Lawan Covid-19 Suhara Manullang menjelaskan, kondisi itu sudah terjadi dalam sepekan terakhir, seiring dengan tren kasus yang mulai membaik selama beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Cegah Pencemaran, Pemkot Tangsel Akan Tingkatkan Pengawasan Pabrik di Sekitar Sungai Cisadane

"Belum ada laporan pasien masuk ya, masih kosong. Ya pokoknya sejak hari Minggu, terakhir pasien pulang. Jadi mulai hari Senin kosong," ujar Suhara saat dihubungi, Jumat (15/10/2021).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Megapolitan
Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Megapolitan
Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Megapolitan
Buruh Pastikan Mogok Nasional Protes UMP 2022 Jalan Terus

Buruh Pastikan Mogok Nasional Protes UMP 2022 Jalan Terus

Megapolitan
Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah: Berawal dari Balap Liar, 6 Pelaku Ditangkap

Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah: Berawal dari Balap Liar, 6 Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Buruh Mengaku Kecewa kepada Anies karena Tak Beri Kepastian Revisi UMP 2022

Buruh Mengaku Kecewa kepada Anies karena Tak Beri Kepastian Revisi UMP 2022

Megapolitan
Taufik Bulaga, Perakit Bom Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, Divonis Penjara Seumur Hidup

Taufik Bulaga, Perakit Bom Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, Divonis Penjara Seumur Hidup

Megapolitan
Perlunya Revolusi Total pada Manajemen TransJakarta

Perlunya Revolusi Total pada Manajemen TransJakarta

Megapolitan
Kebakaran Sebuah Rumah di Tebet, Satu Orang Tewas

Kebakaran Sebuah Rumah di Tebet, Satu Orang Tewas

Megapolitan
Anies Belum Tinjau Kembali UMP 2022, Massa Buruh: Pembohong!

Anies Belum Tinjau Kembali UMP 2022, Massa Buruh: Pembohong!

Megapolitan
Divonis Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Cynthiara Alona Juga Tidak Didenda

Divonis Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Cynthiara Alona Juga Tidak Didenda

Megapolitan
Resahkan Warga, 120 Gardu Ormas di Jakarta Timur Dibongkar

Resahkan Warga, 120 Gardu Ormas di Jakarta Timur Dibongkar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.