Jelang Musim Hujan, 1.000-an Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Kompas.com - 21/10/2021, 13:20 WIB
Sebuah mobil Avanza tertimpa pohon yang tumbang di PAL, Jalan akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021) sore. Dok. Diskominfo DepokSebuah mobil Avanza tertimpa pohon yang tumbang di PAL, Jalan akses UI, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Senin (18/10/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat memangkas lebih dari 1.000 pohon di wilayahnya sepanjang September 2021.

Pemangkasan ini dilakukan lantaran alasan keamanan dan keindahan.

Kasudin Pertamanan dan Hutan (Tamhut) Kota Jakarta Barat Jauhar Arifin mengatakan, selama sebulan, pihaknya memangkas sebanyak 1.068 pohon yang tersebar di delapan wilayah kecamatan yang ada di Jakarta Barat.

"Selama bulan September tahun ini kami telah menoping/memangkas sebanyak 1.068 pohon yang tersebar di delapan wilayah kecamatan," ujarnya kepada awak media, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Kasus Varian Baru Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat Lagi Jadi 1.237

Ia memerinci, sebagian besar pemangkasan kategori ringan yakni sebanyak 696 pemangkasan ringan.

Sedangkan 285 lainnya merupakan pemangkasan sedang dan 87 sisanya masuk kategori pemangkasan berat.

Jauhar menyebutkan, pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang atau dahan sempal saat hujan lebat dan angin kencang.

Selain itu, untuk alasan keindahan, pohon-pohon yang berada di jalur hijau jalan raya, lingkungan, taman, dan lainnya, agar tetap terawat dan tertata rapi.

Jauhar mengatakan, pohon yang dipangkas adalah pohon dengan dahan sangat rimbun dan pohon yang sudah tua serta rawan tumbang.

Baca juga: Ini 17 Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Selain itu, pihaknya juga merespons permintaan pemangkasan pohon yang dilaporkan masyarakat secara langsung ataupun melalui aplikasi CRM dan JAKI.

Dalam praktiknya, pemangkasan dilakukan setiap hari oleh tiga tim dari Sudin Tambut dan delapan tim yang tersebar di tiap kecamatan.

Setiap tim masing-masing terdiri dari tujuh personel PJLP plus dengan satu armada operasional.

Selain itu, selama September dilaporkan pihaknya telah mengevakuasi sebanyak empat pohon tumbang/dahan sempal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Megapolitan
Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Megapolitan
Begini Cara Cek Tiket Vaksin 'Booster' Lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Begini Cara Cek Tiket Vaksin "Booster" Lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Megapolitan
UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

Megapolitan
Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Megapolitan
Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Megapolitan
Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Siang dan Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Siang dan Malam

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Tambah 101 Kasus di Kota Tangerang, 384 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 20 Januari: Tambah 101 Kasus di Kota Tangerang, 384 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

Megapolitan
Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Megapolitan
Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Megapolitan
Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Megapolitan
Viral 'Kampung Mati' Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Viral "Kampung Mati" Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Megapolitan
Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.