Kompas.com - 23/10/2021, 09:46 WIB
Petugas keamanan berjaga di gerbang masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup area publik dan sejumlah tempat wisata termasuk Taman Margasatwa Ragunan selama masa libur perayaan Hari Natal dan Tahun Baru pada 25 dan 31 Desember 2020, serta 1 Januari 2021. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPetugas keamanan berjaga di gerbang masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup area publik dan sejumlah tempat wisata termasuk Taman Margasatwa Ragunan selama masa libur perayaan Hari Natal dan Tahun Baru pada 25 dan 31 Desember 2020, serta 1 Januari 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan sistem ganjil genap di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), selain Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Taman Margasatwa Ragunan sendiri baru dibuka Sabtu (23/10/2021), bersamaan dengan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 3 menjadi level 2.

"Ada tiga karena ragunan informasinya hari ini mulai buka. Tempat wisata yang buka akan diberlakukan ganjil genap di TMII, Ancol, dan Ragunan," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono saat dihubungi, Sabtu.

Baca juga: Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Setidaknya bakal ada 15 hingga 20 personel polisi yang berjaga di tengah aturan ganjil genap di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Mereka nantinya akan berjaga di pintu masuk untuk memfilterisasi kendaraan yang pelat nomor tidak sesuai tanggal hari Sabtu ini.

"Jadi diparkirnya pas mau masuk dibatasi kalau kendaraan nomor kendaraan tak sesuai, sekarang kan tanggal 23 hari ganjil, misalnya pakai mobil genap tidak boleh masuk mobilnya," ucap Argo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kata Argo, penumpang pada mobil yang terjaring diizinkan masuk ke tempat wisata Ragunan dengan sebelumnya turun pada shelter yang sudah disediakan.

Baca juga: Cara Daftar Online untuk Berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan di Masa PPKM Level 2

"Penumpang boleh turun untuk masuk jadi kami sudah koordinasi siapkan di shelter penurunan orang. Harus jalan ke dalam tidak boleh parkir," ucap Argo.

Sebelumnya, aturan sistem ganjil genap diberlakukan guna membatasi mobilitas masyarakat pada tempat wisata.

Penerapan ganjil genap pada ketiga kawasa tempat wisata itu berlaku mulai Jumat-Minggu mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.