Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Kompas.com - 23/10/2021, 17:59 WIB
Pengunjung melintas di Alun-alun Kota Depok yang baru diresmikan Wali Kota Depok, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/1/2020). Alun-alun tersebut memiliki berbagai macam fasilitas olahraga, gerai UMKM, hingga working space. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPengunjung melintas di Alun-alun Kota Depok yang baru diresmikan Wali Kota Depok, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/1/2020). Alun-alun tersebut memiliki berbagai macam fasilitas olahraga, gerai UMKM, hingga working space.

DEPOK, KOMPAS.com - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Depok membuka kemungkinan menuna pembahasan Rancangan Perda (Raperda) Kota Religius yang diajukan oleh Pemerintah Kota Depok.

Rancangan Perda Kota Religius seyogianya dibahas pada tahun ini setelah diusulkan Pemerintah Kota Depok pada tahun lalu.

Namun, hingga sekarang, Pemerintah Kota Depok disebut gagal memenuhi janji untuk menyetor draf raperda serta naskah akademiknya ke Bapemperda.

"Saya akan mengusulkan supaya pembahasannya ditunda kalau (Pemerintah Kota Depok) tidak bisa memberikan naskahnya jauh-jauh hari sebelumnya," kata Ketua Bapemperda DPRD Kota Depok Ikravany Hilman kepada Kompas.com pada Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

"Pak Wali Kota (Depok Mohammad Idris) jangan bilang bahwa perda ini akan aman. Buktinya mana?" ia menambahkan.

Ikravany berujar, semua raperda yang lolos untuk dibahas pada tahun ini harus dilengkapi naskah akademik dan draf raperda pada September 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuannya supaya Bapemperda bisa membuat daftar isian masalah dalam setiap raperda dan membahasnya terlebih dulu dengan pihak yang terkait masing-masing raperda.

Dengan ini, diharapkan kualitas raperda sudah cukup baik ketika masuk ke pembahasan yang cukup singkat di tingkat panitia khusus (pansus) pada November 2021 nanti.

Baca juga: Wali Kota Depok Janji Perda Religius Rangkul Semua Umat Beragama

Tahun ini, ada lima raperda yang bergulir di DPRD Kota Depok, yaitu raperda tentang pesantren, kepemudaan, lahan telantar, ketertiban umum, dan kota religius.

Kecuali Raperda Kota Religius, kata Ikravany, seluruh raperda sudah dilengkapi dengan draf dan naskah akademik sehingga siap diekspos dengan pemangku kepentingan terkait.

"Perda Kota Religius sebagai sebuah perda yang begitu penting seharusnya bisa melibatkan sebanyak mungkin orang untuk memberikan masukan, makanya Bapemperda minta (draf raperda dan naskah akademik) dari jauh-jauh hari sebelumnya seperti raperda yang lain," ujar Ikravany.

"Kami sudah sering rapat (dengan Pemerintah Kota Depok) dan sudah sering diwanti-wanti, bahkan juga sudah diwanti-wanti dari awal tahun, sudah dikasih tahu, supaya dari jauh-jauh hari sebelumnya (memberikan draf raperda dan naskah akademik)," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.