Kompas.com - 25/10/2021, 15:30 WIB
Ratusan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pedagang kecil, dan kaum duafa mengikuti vaksinasi Covid-19 di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (18/10/2021) pagi. Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIRatusan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pedagang kecil, dan kaum duafa mengikuti vaksinasi Covid-19 di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (18/10/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.800 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta Barat telah divaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kantor Wali Kota Jakarta Barat hingga Senin (25/10/2021). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan, jumlah itu sesuai target dalam lima hari pelaksanaan vaksinasi khusus untuk PMKS di tempat itu.

"Saya terima kasih kepada jajaran Satpol PP target kami 1.800 sampai hari kelima ini tercapai," ucap Tamo Sijabat, Senin.

Baca juga: 886 PMKS Ikut Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat

Para PMKS itu akan diikutkan kembali dalam vaksinasi dosis kedua tetapi bukan lagi di satu sentra vaksin. Vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan di puskesmas masing-masing wilayah peserta.

"Nanti pas vaksin kedua kami adakan lagi cuma kami adakan di puskesmas, tetapi kami antar jemput," kata Tamo.

Dalam pelaksanaanya, Tamo mengatakan awalnya banyak PMKS yang ragu. Namun, pada dua hari terakhir jumlah peserta meningkat.

"Contoh di Cengkareng, Gropet, responnya pas hari keempat kelima banyak," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tamo menyebutkan, konsep 4D, yakni dijemput, divaksin, diantar, dan diberikan sembako, menjadi faktor yang menarik para peserta vaksinasi. Peserta vaksinasi terbanyak datang dari Kecamatan Cengkareng.

"Karena selama ini wilayah Cengkareng banyak kantong-kantong katakanlah pemulung, manusia grobak, manusia kolong. dan juga di Gropet," ungkap Tamo.

Vaksinasi bagi PMKS itu baru pertama kali dilaksanakan di Jakarta Barat. Kegiatan itu  dilaksanakan sejak Senin lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WNI yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

WNI yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Megapolitan
Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Megapolitan
Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Megapolitan
Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Megapolitan
Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Megapolitan
Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Megapolitan
RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

Megapolitan
Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Megapolitan
Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Megapolitan
Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Megapolitan
Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Megapolitan
Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Megapolitan
Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.