Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Kompas.com - 25/10/2021, 15:31 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad bocah yang tewas usai terhanyut di Kali Angke Serpong, Tangerang Selatan, Senin (25/10/2021). Dokumentasi Kantor SAR JakartaTim SAR gabungan mengevakuasi jasad bocah yang tewas usai terhanyut di Kali Angke Serpong, Tangerang Selatan, Senin (25/10/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Bocah 10 tahun yang hanyut di Kali Angke Serpong, Tangerang Selatan ditemukan setelah terseret arus sejauh 5 kilometer dari titik tenggelam.

Korban terselip di antara tumpukan sampah di aliran kali tersebut.

Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, korban bernama Putri Yasmin (10) ditemukan setelah tim SAR Gabungan melakukan penyisiran 5 kilometer dari titik tenggelam.

"Korban ditemukan kurang lebih 5 kilometer dari lokasi kejadian," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Baca juga: LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

Menurut Hendra, korban ditemukan setelah tim SAR gabungan mengurai sampah yang menumpuk dan menutupi aliran Kali Angke Serpong.

Sejak pencarian pada Minggu (24/10/2021), lanjut dia, tim di lapangan sudah mencurigai bahwa korban berada di bawah tumpukan sampah tersebut.

"Tim SAR gabungan mengurai sampah, curiganya korban ada di bawah tumpukan sampah," kata Hendra.

Putri Yasmin terhanyut setelah terpeleset saat bermain bersama temannya di tepi Kali Angke Serpong, pada Sabtu (25/10/2021).

Baca juga: Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Korban ditemukan tim SAR gabungan pada Senin (25/10/2021), setelah kurang lebih 44 jam dilakukan pencarian.

Hendra mengatakan, jenazah korban ditemukanpada Senin siang sekitar pukul 11.00 WIB.

"Iya benar, ditemukan siang ini sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Senin.

Setelah ditemukan, kata Hendra, jasad bocah tersebut langsung dievakuasi petugas dari lokasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk dimakamkan.

"Kami temukan dan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pemotor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pemotor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Megapolitan
Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Megapolitan
Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Megapolitan
Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Hutang Rp 350.000

Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Hutang Rp 350.000

Megapolitan
Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Megapolitan
Dibungkus Kemasan Teh, 25 Kilogram Sabu di Legok Diduga dari Jaringan China-Malaysia

Dibungkus Kemasan Teh, 25 Kilogram Sabu di Legok Diduga dari Jaringan China-Malaysia

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta Sebut 39 Sekolah Ditutup Akibat Covid-19, Sebagian Sudah Dibuka Kembali

Wagub DKI Jakarta Sebut 39 Sekolah Ditutup Akibat Covid-19, Sebagian Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Pasien, Pasokan Oksigen di Wisma Atlet Diklaim Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

Antisipasi Lonjakan Pasien, Pasokan Oksigen di Wisma Atlet Diklaim Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.