Kompas.com - 25/10/2021, 19:36 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat ditemui di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat ditemui di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan perbedaan nomor polisi (berkode) RFS yang digunakan pada mobil selebgram Rachel Vennya dengan milik pejabat khusus.

Nomor kendaraan berakhiran RFS merupakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) untuk pejabat negara.

Penggunaan plat nomor ini diatur oleh kepolisian melalui Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2012 tentang Rekomendasi STNK dan TNKB (pelat motor) khusus dan rahasia bagi kendaraan bermotor dinas.

Baca juga: Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, meski nopol Rachel memiliki akhir RFS, namun itu bukan termasuk kendaraan yang memiliki STNK khusus.

"Saya jelaskan STNK khusus atau rahasia itu adalah yang 4 angka dengan kepala (nopol) angka satu. Ini di dalam Perkap digunakan untuk pejabat sipil yang mempunyai tugas khusus atau kerahasiaan," ujar Sambodo dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).

Adapun mobil Alphard milik Rachel memiliki nopol tiga angka, yakni B 139 RFS.

Nopol ini dapat digunakan oleh masyarakat dengan beberapa persyaratan, salah satunya membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Dia harus bayar PNBP diatur dalam ketentuan pemerintah dalam PNBP yang berlaku di lingkungan Polri. Kalau (nopol) 3 angka itu PNBP Rp 7,5 juta. Ada yang dua angka, ada yang satu angka," kata Sambodo.

Sambodo mengatakan, masyarakat umum juga bisa memiliki nopol dengan akhiran RFS dan memiliki empat angka yang seperti layaknya pejabat khusus.

Baca juga: Perjalanan Kasus Rachel Vennya hingga Diperiksa Polda Metro Jaya...

Namun angka depan nopol itu tidak diperbokehkan angka satu untuk menandakan bukan merupakan milik pejabat khusus.

"Itu juga nomor biasa, tidak masuk nomor pilihan atau STNK rahasia dan ini boleh dimiliki oleh orang sipil. Jadi jangan salah yang kemarin dipakai RV ini yang tiga angka itu tiap orang boleh asalkan bayar PNBP yang berlaku," ucap Sambodo.

Polisi bakal memeriksa Rachel terkait nomor kendaraan B 139 RFS. Pemeriksaan hanya seputar nopol yang terpasang pada mobil Alphard berwarna hitam.

Pasalnya nopol itu tercatat dalam data base ada pada mobil Alpahard milik Rachel berwarna putih.

Penggunaan pelat nomor pada kendaraan Rachel yang diduga berbeda itu terbongkar setelah dia menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (21/10/2021).

Rachel bersama kekasihnya, Salim Nauderer serta managernya, Maulidia Khairunnisa menjalani pemeriksaan terkait kaburnya dari karantina di Wisma Atlet.

Saat itu Rachel menumpangi mobil Alphard warna hitam dengan nopol B 139 RFS. Nomor kendaraan dia pun menjadi sorotan karena awalnya disebut menggunakan kode pejabat khusus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Megapolitan
Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Megapolitan
Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Megapolitan
Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Megapolitan
Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.