Cerita Damkar Satu Jam Evakuasi Sopir Transjakarta yang Terjepit Kemudi

Kompas.com - 27/10/2021, 10:06 WIB
Petugas damkar mengevakuasi sopir bus Transjakarta yang terjepit stang kemudi dan dasbor di Halte Cawang-Ciliwung, Senin (25/10/2021). Dok. Sudin Gulkarmat JaktimPetugas damkar mengevakuasi sopir bus Transjakarta yang terjepit stang kemudi dan dasbor di Halte Cawang-Ciliwung, Senin (25/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - "Korban masih hidup enggak?" tanya salah satu petugas saat mengevakuasi sopir bus transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung.

Jaenuri (45) nama sopir itu. Bus yang ia kendarai menabrak bus transjakarta lain yang sedang ngetem.

Bus bagian depan tampak hancur dan sang sopir dalam keadaan terjepit kemudi dan dasbor.

Jajaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menerima laporan kecelakaan itu pukul 09.07 WIB.

Baca juga: Sanggah Wagub DKI, Polisi Pastikan Belum Tetapkan Sopir Transjakarta sebagai Tersangka Kecelakaan di Cawang

"Waktu itu anggota sedang olahraga, kami langsung meluncur secepat mungkin," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkaramat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Gatot mengakui, hal yang paling sulit adalah mengevakuasi sopir yang terjepit.

"Korban itu terjepit setang kemudi dan dasbor sehingga kita mengungkit dasbornya itu untuk menjauhkan dari badan," ujar Gatot.

Satu alat pemotong dikerahkan untuk memotong bagian dasbor.

Selama proses evakuasi, salah satu petugas memegangi kepala korban.

"Masih ada napasnya," tanya salah satu petugas.

Baca juga: Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Selamatkan Diri lewat Jendela Kaca yang Pecah, Lihat Darah di Mana-mana

Usai memotong dasbor, petugas tampak memasang rantai di kemudi. Rantai tersebut kemudian ditarik menggunakan kendaraan sehingga kemudi terlepas.

"Tahan, tahan, tahan," kata salah satu petugas memastikan kemudi terlepas dan sopir bisa dievakuasi.

Proses evakuasi itu berlangsung lebih kurang satu jam. Sebanyak empat unit mobil rescue dan 20 personel terlibat dalam proses evakuasi.

"Pengerahan unit awal pukul 09.14 WIB. Selesai evakuasi pukul 10.10 WIB," kata Gatot.

Jaenuri berhasil diangkat dari tempat duduknya. Ia kemudian dibopong petugas.

"(Sopir) meninggal di tempat, sebelum damkar datang," kata Gatot.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan, bus yang dikendarai Jaenuri menabrak bus di depannya dengan kencang.

"Kalau kita lihat, posisi akhir kendaraan (bus depan) ini cukup jauh majunya, ada kurang lebih 15 meter dari posisi yang harusnya berhenti," kata Sambodo di lokasi, Senin (25/10/2021).

"Jadi kan terdorongnya dengan kecepatan cukup tinggi," ujar Sambodo.

Akibat kecelakaan itu, dua orang tewas, salah satunya Jaenuri. Satu lagi penumpang di bus yang dikendarai Jaenuri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi Secara Online

8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi Secara Online

Megapolitan
8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

Megapolitan
Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Megapolitan
Bertambah 1, Kini Ada 5 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron

Bertambah 1, Kini Ada 5 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron

Megapolitan
SMPN 85 Tetap Gelar PTM meski Siswa Positif Covid-19, Ini Alasan Sekolah

SMPN 85 Tetap Gelar PTM meski Siswa Positif Covid-19, Ini Alasan Sekolah

Megapolitan
Rekomendasi BNN, Ardhito Pramono Akan Direhabilitasi Selama 6 Bulan di RSKO Cibubur

Rekomendasi BNN, Ardhito Pramono Akan Direhabilitasi Selama 6 Bulan di RSKO Cibubur

Megapolitan
Musisi Ardhito Pramono Direhabilitasi di RSKO Cibubur Mulai Hari Ini

Musisi Ardhito Pramono Direhabilitasi di RSKO Cibubur Mulai Hari Ini

Megapolitan
RSUI Maksimalkan Pemberian Vaksin Booster hingga 1.000 Dosis Per Hari

RSUI Maksimalkan Pemberian Vaksin Booster hingga 1.000 Dosis Per Hari

Megapolitan
Proses Belajar di SMPN 85 Pondok Labu Tetap Berjalan meski Ada Temuan Kasus Covid-19

Proses Belajar di SMPN 85 Pondok Labu Tetap Berjalan meski Ada Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
RSKO Cibubur Terima Ardhito Pramono sebagai Pasien Rehabilitasi

RSKO Cibubur Terima Ardhito Pramono sebagai Pasien Rehabilitasi

Megapolitan
Asrama Haji Kota Bekasi Siap Tampung Jemaah Umrah untuk Karantina

Asrama Haji Kota Bekasi Siap Tampung Jemaah Umrah untuk Karantina

Megapolitan
Saat Anak-anak Main Banjir di Jurumudi, Asyik Cari Ikan untuk Dipelihara Tanpa Pedulikan Bau Tak Sedap

Saat Anak-anak Main Banjir di Jurumudi, Asyik Cari Ikan untuk Dipelihara Tanpa Pedulikan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Megapolitan
Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Megapolitan
37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.