Lapangan Latih Jakarta International Stadium Bisa Disewa Senin hingga Kamis

Kompas.com - 28/10/2021, 23:08 WIB
Foto aerial pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang memasuki tahap pemasangan rangka atap di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Pemasangan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton dengan bentang 269 meter tersebut menggunakan sistem 'heavy lifting' yaitu proses perakitan struktur utama dan struktur ruang dilakukan di lantai dasar untuk kemudian dilakukan pengangkatan secara bersamaan dengan sekali angkat. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto aerial pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang memasuki tahap pemasangan rangka atap di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Pemasangan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton dengan bentang 269 meter tersebut menggunakan sistem 'heavy lifting' yaitu proses perakitan struktur utama dan struktur ruang dilakukan di lantai dasar untuk kemudian dilakukan pengangkatan secara bersamaan dengan sekali angkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara,  sudah bisa digunakan untuk umum.

Namun, lapangan latih tersebut hanya akan disewakan empat hari dalam sepekan.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Widi Amanasto mengatakan, tiga hari dalam sepekan akan digunakan untuk perawatan rumput.

"Tiga hari (lapangan latih) kami tutup untuk perawatan penyesuaian rumput," ujar Widi di Jakarta Utara, Kamis (28/10/2021), seperti dikutip Antara.

Baca juga: Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Dengan demikian, kata Widi, lapangan latih JIS akan terbuka untuk umum selama empat hari dalam seminggu, yakni Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis.

Jadwal libur tiga hari itu pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Libur diperlukan juga bagi lapangan latih JIS, agar rumputnya bisa beristirahat setelah penggunaan selama empat hari berturut-turut.

"Rumput ini ada stres-nya juga, sehingga kami berikan kesempatan untuk istirahat," kata Widi.

Mulai Kamis malam ini, lapangan latih berstandar internasional tersebut sudah menjadi milik publik yang perlu dijaga dan dirawat bersama sebagai salah satu ikon Kota Jakarta sekaligus pemersatu bangsa.

Baca juga: 4 Tahun Anies Baswedan: Menanti Kemegahan Jakarta International Stadium

Widi mengatakan, fitur pemesanan sewa lapangan latih JIS melalui situs jejaring mulai dibuka untuk umum pada 30 Oktober 2021,

Sedangkan tarif sewanya akan ditetapkan dengan harga terjangkau dan akan bisa dilihat pada situs pemesanan tersebut.

"Fitur pemesanan lapangan latih berbasis situs jejaring (website) dan sistemnya mulai dibuka tanggal 30 (Oktober) sudah bisa diakses. Harga yang ditetapkan juga terjangkau," ujar Widi.

Laga perdana

Lapangan latih JIS pertama kali digunakan untuk laga persahabatan Tim Legislatif melawan Tim Eksekutif DKI Jakarta.

Laga berakhir dengan kemenangan Tim Legislatif 3-0.

Tiga gol yang mengantarkan kemenganan Tim Legislatif pada pertandingan persahabatan tersebut, dihasilkan dari tendangan Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Thopaz Nuhgraha Syamsul, yang mencetak dua gol serta anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Azis Musim.

Sedangkan, Tim Legislatif yang diperkuat pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di antaranya Gubernur Anies Baswedan dan Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, gagal mencetak gol.

Baca juga: Jakpro Akan Mempekerjakan Warga Kampung Bayam di Jakarta International Stadium

Syamsul yang bermain dengan nomor punggung 9 merasa bangga dan nyaman bisa bermain di atas rumput lapangan berkelas internasional di JIS.

"Saya sering bermain bola, tapi rumputnya yang paling baik di sini. Jakarta nggak malu-maluin lah kalau punya tempat latihan sepak bola di sini, karena standarnya sudah internasional," kata Thopaz seperti dikutip Antara.

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini menuturkan, daya pantul rumput lapangan latih JIS membuat nyaman sehingga memudahkan dalam menggiring bola dan melakukan tendangan langsung ke gawang.

Sementara itu, Gubernur Anies mengatakan, pertandingan malam ini dioptimalkan untuk melihat bagaimana kualitas rumput JIS yang berstandar internasional digunakan pada pertandingan yang sebenarnya.

Apalagi rumput di lapangan latih itu sama dengan rumput di dalam stadion JIS.

"Jadi tadi pertandingan pertama dan saya ikut main. Lapangannya nyaman, rasanya empuk begitu. Rumputnya terasa berbeda dan penerangannya terbaik. Mudah-mudahan ini bisa menghasilkan pemain-pemain kelas dunia," kata Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.