Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/10/2021, 06:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di Ibu Kota mulai 30 Oktober 2021 pukul 07.00 WIB hingga 31 Oktober 2021 pukul 07.00 WIB.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem," demikian peringatan dini dari BPBD DKI melalui akun resmi Instagram @bpbddkijakarta, Jumat, dikutip Antara.

Adapun cuaca ekstrem yang dimaksud, yakni hujan secara sporadis, lebat, berdurasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Wilayah Jakarta Timur Berstatus Siaga

Potensi cuaca ekstrem itu diperkirakan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Peringatan dini disampaikan terutama untuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

BPBD DKI memaparkan, potensi hujan lebat bisa berdampak banjir atau banjir bandang dapat terjadi di wilayah DKI Jakarta dengan status sebagai berikut:

  1. Kota Jakarta Timur dengan status siaga
  2. Kota Jakarta Selatan dengan status waspada
  3. Kota Jakarta Barat dengan status waspada
  4. Kota Jakarta Pusat dengan status waspada
  5. Kota Jakarta Utara dengan status waspada

Baca juga: Sebut Banjir Tak seperti Gempa Bumi, Anies: Air Hujan Kendali Manusia

Detail informasi prakiraan berbasis dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui tautan berikut: https://signature.bmkg.go.id.

Dengan adanya potensi cuaca ekstrem, warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan membaca buku saku siaga banjir dan mengecek informasi soal tinggi muka air (TMA) melalui tautan http://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.

BPBD DKI mengimbau warga yang mengalami atau menemukan keadaan darurat untuk menghubungi call center Jakarta Siaga 112 dan melapor jika menemukan genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini fenomena La Nina yang berdampak ke sebagian wilayah Indonesia.

Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, Sejumlah Rumah di Pejaten Timur Sempat Terendam Banjir 1,5 Meter

BMKG memperkirakan, fenomena La Nina dengan intensitas lemah hingga moderat terjadi hingga Februari 2022.

Prediksi serupa juga disampaikan oleh lembaga pemantau cuaca di antaranya dari Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.

"Memperkirakan bahwa La Nina ini setidaknya akan terjadi hingga level moderat, hingga Februari 2022," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rakornas Antisipasi La Nina, Jumat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Bekasi Bulan Agustus 2023

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Bekasi Bulan Agustus 2023

Megapolitan
Kabur, Ditemukan, lalu Kabur Lagi, Bocah Asal Bogor Tiba-tiba Pulang Sendiri ke Rumah

Kabur, Ditemukan, lalu Kabur Lagi, Bocah Asal Bogor Tiba-tiba Pulang Sendiri ke Rumah

Megapolitan
Ketika Polisi Jadi 'Guru' untuk Semangati Siswa yang Ikut Program Kejar Paket

Ketika Polisi Jadi "Guru" untuk Semangati Siswa yang Ikut Program Kejar Paket

Megapolitan
Lantai JPO di Jalan Daan Mogot Hilang, Petugas Pasang Garis Pengaman

Lantai JPO di Jalan Daan Mogot Hilang, Petugas Pasang Garis Pengaman

Megapolitan
Nongkrong Bersama Teman, Remaja di Depok Tewas Dibacok Gerombolan Tak Dikenal

Nongkrong Bersama Teman, Remaja di Depok Tewas Dibacok Gerombolan Tak Dikenal

Megapolitan
Dinas Bina Marga Akan Colek Apjatel, Minta Urus Operator Pemilik Kabel Semrawut

Dinas Bina Marga Akan Colek Apjatel, Minta Urus Operator Pemilik Kabel Semrawut

Megapolitan
Cerita Warga yang Ikut Ujian SIM C Pakai Sirkuit Baru, Lebih Sederhana Dibanding Trek '8'

Cerita Warga yang Ikut Ujian SIM C Pakai Sirkuit Baru, Lebih Sederhana Dibanding Trek "8"

Megapolitan
Kabel Kusut Menjuntai dan Tiang Listrik Miring di Cikini, Sudin: Sebenarnya Tanggung Jawab Operator

Kabel Kusut Menjuntai dan Tiang Listrik Miring di Cikini, Sudin: Sebenarnya Tanggung Jawab Operator

Megapolitan
Minggat Setelah Bertengkar dengan Kakaknya, Bocah Asal Bogor Ditemukan di Cipayung lalu Kabur Lagi

Minggat Setelah Bertengkar dengan Kakaknya, Bocah Asal Bogor Ditemukan di Cipayung lalu Kabur Lagi

Megapolitan
Dalam 4 Hari, Kabel Semrawut di 25 Titik Wilayah Jagakarsa Telah Dirapikan

Dalam 4 Hari, Kabel Semrawut di 25 Titik Wilayah Jagakarsa Telah Dirapikan

Megapolitan
Menjelang Agustusan, Warga Diminta Tak Pasang Bendera dan Umbul-umbul di Tiang Listrik

Menjelang Agustusan, Warga Diminta Tak Pasang Bendera dan Umbul-umbul di Tiang Listrik

Megapolitan
Polisi Sebut Perampok di Alfamart Pondok Ranggon Bawa Dua Senjata

Polisi Sebut Perampok di Alfamart Pondok Ranggon Bawa Dua Senjata

Megapolitan
Ada Tim Sisir Kabel Semrawut di Jagakarsa, Dimulai dari Tiga Kelurahan

Ada Tim Sisir Kabel Semrawut di Jagakarsa, Dimulai dari Tiga Kelurahan

Megapolitan
Pemulung Temukan Sosok Bayi di TPU Malaka II Jakarta Timur, Warga Bilang Kerap Terjadi

Pemulung Temukan Sosok Bayi di TPU Malaka II Jakarta Timur, Warga Bilang Kerap Terjadi

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut 'Body Checking' Finalis Miss Universe Indonesia Salahi Aturan

Kuasa Hukum Sebut "Body Checking" Finalis Miss Universe Indonesia Salahi Aturan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com