Antisipasi Banjir, DBMSDA Kota Bekasi Beri Usul Pelebaran Kali Cakung

Kompas.com - 05/11/2021, 15:49 WIB
Sampah menumpuk di tepi Sungai Cakung, seperti terlihat di Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (16/5/2016). Masih banyaknya sampah yang dibuang ke sungai mencerminkan minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga sungai. KOMPAS/HARRY SUSILOSampah menumpuk di tepi Sungai Cakung, seperti terlihat di Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (16/5/2016). Masih banyaknya sampah yang dibuang ke sungai mencerminkan minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga sungai.
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi mengusulkan pelebaran Kali Cakung sebagai antisipasi banjir di bantaran sungai.

Sekretaris Dinas BMSDA Zainal Abidin mengatakan, pelebaran Kali Cakung diperlukan untuk mencegah terjadinya banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Kecamatan Jatiasih.

"Dengan curah hujan yang tinggi, daya tampung sungai kapasitasnya kurang besar, sehingga solusi ke depan adalah melebarkan daya tampung Sungai Cakung, kira-kira 10 meter," ujar Zainal saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Lebih dari 36 Jam, Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi Terendam Banjir

Zainal mengatakan, saat ini lebar Kali Cakung rata-rata hanya 6 meter sehingga tidak dapat menampung air secara maksimal ketika hujan turun merata melintasi kali tersebut.

"Jadi sekarang ini si sungai bervariasi ada yang 6 meter, jadi idealnya rata-rata 10 meter Kali Cakung. Supaya bisa menampung run off curah hujan maksimal, dan itu perlu kajian yang lengkap dari hulu ke hilir," ujarnya.

Meski begitu, Zainal belum dapat memastikan kapan proyek pelebaran Kali Cakung dimulai.

Baca juga: Banjir di Bumi Nasio Indah Bekasi: 100 KK Bertahan di Rumah, Pasien Covid-19 Dijemput Petugas

Pasalnya, sampai dengan saat ini pihaknya masih mengkaji dan membutuhkan anggaran untuk pembebasan lahan.

"Belum ada (belum memastikan kapan proyek berlangsung), butuh kajian, butuh pembebasan lahan, yang mahal pembebasan lahan," ungkapnya

Untuk meminimalisir adanya genangan air di lingkungan perumahan, ia menghimbau kepada warga untuk berpartisipasi membangun sumur resapan secara mandiri.

"Diimbau warga juga turut berpartisipasi membuat sumur resapan mandiri, untuk mengurangi limpasan air hujan agar meresap ke dalam tanah sebaga upaya konservasi sumber daya air sesuai Perda Drainase No 6 Tahun 2020," ujar Zainal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Megapolitan
Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Megapolitan
Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Megapolitan
Awasi Penerapan Protokol Kesehatan, Satpol PP DKI Patroli Saat Anak Pulang Sekolah

Awasi Penerapan Protokol Kesehatan, Satpol PP DKI Patroli Saat Anak Pulang Sekolah

Megapolitan
Tahanan Polres Jaksel Tewas, Keluarga Laporkan Kejanggalan Kematiannya ke Komnas HAM

Tahanan Polres Jaksel Tewas, Keluarga Laporkan Kejanggalan Kematiannya ke Komnas HAM

Megapolitan
Sindikat Pembobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, Hasil Kejahatan Capai Ratusan Juta

Sindikat Pembobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, Hasil Kejahatan Capai Ratusan Juta

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mengapa Eks Sekretaris Dinas Damkar Depok Tak Ditahan?

Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mengapa Eks Sekretaris Dinas Damkar Depok Tak Ditahan?

Megapolitan
Cerita Eks Ketua Tim Jaguar Usai Dilebur Jadi Tim Patroli Presisi: Jalani Pelatihan hingga Waktu Patroli Lebih Panjang

Cerita Eks Ketua Tim Jaguar Usai Dilebur Jadi Tim Patroli Presisi: Jalani Pelatihan hingga Waktu Patroli Lebih Panjang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.