Wali Kota Bekasi: Tempat Hiburan Malam Masih Ditahan, Kapan Kita Punya PAD

Kompas.com - 05/11/2021, 20:57 WIB
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berharap tempat hiburan malam dan pusat perbelanjaan atau mal dapat buka dan beroperasi seutuhnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut dua tempat tersebut paling potensial menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) wilayahnya.

"Ya kalau mal masih ditahan terus, THM masih ditahan, kapan kita punya PAD," ujar Rahmat saat ditemui di kawasan di Stadian Chandrabaga Bekasi, Jumat (05/11/2021).

Baca juga: Minta Bantuan Penanganan Banjir ke Pemprov DKI, Wali Kota Bekasi Tak Berharap Banyak

Rahmat mengatakan, hal tersebut perlu dilakukan lantaran pihaknya harus mendapatkan pendapatan yang sempat tertunda.

Ditambah lagi dengan kondisi Covid-19 di wilayahnya sudah bisa dikatakan landai.

"Jadi harus ada PAD, ini target kita dua bulan lagi loh (kejar target PAD)," ungkapnya.

Sebelunya, Pemkot Bekasi mengalami penurunan drastis PAD selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Rahmat mengatakan, sejak awal PPKM Darurat pada 3 Juli 2021, PAD tercatat hanya sekitar 20-30 persen dari target triwulan.

"PAD yang sebulan ini, sejak 3 Juli sampai dengan terakhir Juli, itu ya mungkin bisa 20 persen dari target triwulan, 20-30 persen," ujar Rahmat, Senin (2/8/2021).

Rahmat menjelaskan, berdasarkan data, PAD Kota Bekasi dalam sehari ditargetkan sebesar Rp 3,5 miliar yang bersumber dari pemasukan pajak, retribusi parkir, dan lainnya.

Baca juga: Genjot PAD Rp 12 Miliar di Sisa Tahun, Pemkot Depok Mengaku Optimistis Capai Target

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Besok, Pengguna KRL Tak Perlu Sebrangi Peron Saat Transit di Manggarai

Mulai Besok, Pengguna KRL Tak Perlu Sebrangi Peron Saat Transit di Manggarai

Megapolitan
Car Free Day Kota Bekasi Digelar Kembali Minggu Ini

Car Free Day Kota Bekasi Digelar Kembali Minggu Ini

Megapolitan
Wagub DKI Doakan Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Swiss Segera Ditemukan Selamat

Wagub DKI Doakan Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Swiss Segera Ditemukan Selamat

Megapolitan
Kenang Buya Syafii Maarif, Wagub DKI: Beliau Sosok Cerdas dan Bersahaja

Kenang Buya Syafii Maarif, Wagub DKI: Beliau Sosok Cerdas dan Bersahaja

Megapolitan
Mesut Ozil Laksanakan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Ozil Laksanakan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi Siang Hari, Gasak Motor Karyawan di Kemang

Komplotan Pencuri Beraksi Siang Hari, Gasak Motor Karyawan di Kemang

Megapolitan
Bocah 10 Tahun yang Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Bocah 10 Tahun yang Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Kembangkan Sistem Perkeretaapian, PT MRT Jakarta Kerja Sama dengan 2 Perusahaan Prancis

Kembangkan Sistem Perkeretaapian, PT MRT Jakarta Kerja Sama dengan 2 Perusahaan Prancis

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Serpong Tangsel

Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Serpong Tangsel

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap 2 Anggota Jaringan Pengedar Narkoba

Polres Jakarta Barat Tangkap 2 Anggota Jaringan Pengedar Narkoba

Megapolitan
Ini Rute Baru KRL dari Bogor dan Depok, Berlaku Mulai 28 Mei

Ini Rute Baru KRL dari Bogor dan Depok, Berlaku Mulai 28 Mei

Megapolitan
Pengemudi Pajero Belum Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di MT Haryono

Pengemudi Pajero Belum Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di MT Haryono

Megapolitan
Ini Jadwal Perjalanan Terbaru KRL Jabodetabek Mulai 28 Mei

Ini Jadwal Perjalanan Terbaru KRL Jabodetabek Mulai 28 Mei

Megapolitan
Panitia Pastikan Tak Ada Logo Sponsor Perusahaan Bir Saat Balap Formula E Jakarta Berlangsung

Panitia Pastikan Tak Ada Logo Sponsor Perusahaan Bir Saat Balap Formula E Jakarta Berlangsung

Megapolitan
Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.