Kompas.com - 05/11/2021, 21:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -Nasib malang dialami warga Yogyakarta berinisial S, yang bermaksud mencari investor untuk memodali bisnis peternakan ayam miliknya.

Alih-alih mendapat bantuan modal yang diharapkan sebesar Rp 700 juta, S justru kehilangan Rp 300 juta dalam bentuk dollar AS.

Hal itu terjadi setelah calon pemodal yang ia percayai, yakni OAT alias FT dan HH alias EP, ternyata merupakan pasangan penipu dengan modus black dollar.

Baca juga: Butuh Modal Usaha Ternak, Malah Tertipu Modus Pencucian Uang Dollar Palsu

Kasat Reskrim Polres Jakbar Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan, S mempercayai saat kedua pelaku yang menjanjikan bantuan modal berupa uang dollar berwarna hitam.

"Dikatakan pelaku, modalnya dalam bentuk dollar, tapi dollar belum jadi, seperti ini (berwarna hitam). 'Nah ini dollar hitam, nilainya milaran', kemudian dari situ disepakati bagaimana cara mengubahnya (menjadi dollar asli)," kata Joko di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (5/11/2021).

Adapun, pelaku cara mengubah dollar tersebut adalah dengan menempelkan uang dollar asli dengan cairan khusus.

S kemudian memberikan uang Rp 300 juta miliknya kepada pelaku, guna dilipatgandakan jumlahnya dengan metode pencucian uang dollar tersebut.

Dalam proses pencucian tersebut, uang Rp 300 juta milik S, nyatanya ditukar secara diam-diam oleh pelaku, dengan uang dollar palsu yang menyerupai dollar asli.

Baca juga: Hati-hati, Ini Cara Penipu Kelabui Korban yang Tergiur Black Dollar

"Padahal uang itu bukan yang dia bawa (sudah ditukar oleh pelaku secara diam-diam)," kata dia.

Setelah proses pencucian, pelakuenegaskan ke S untuk tidak membuka koper uang itu hingga dua hari ke depan. Ia pun berjanji akan kembali untuk membawa cairan pembersih.

Namun malang, setelahnya, pelaku tidak bisa dihubungi.

Korban yang sadar telah ditipu kemudian melaporkan pada 25 agustus 2021. Kedua pelaku pun berhasil ditangkap pada Rabu, (6/10/2021) di sebuah kontrakkan di Palmerah, Jakarta Barat.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8 Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8 Juli 2022

Megapolitan
Perbaikan Dua Atap Kelas SDN Pancoran Mas 3, Pemkot Depok Siapkan Anggaran Rp 300 Juta

Perbaikan Dua Atap Kelas SDN Pancoran Mas 3, Pemkot Depok Siapkan Anggaran Rp 300 Juta

Megapolitan
200 Hewan Kurban Bergejala PMK, Pemkot Depok Lakukan Isolasi...

200 Hewan Kurban Bergejala PMK, Pemkot Depok Lakukan Isolasi...

Megapolitan
Sengketa Lahan SDN Pamulang Timur 01, Ahli Waris: Dari Mana Dasarnya Tanah Ini Aset Pemkot?

Sengketa Lahan SDN Pamulang Timur 01, Ahli Waris: Dari Mana Dasarnya Tanah Ini Aset Pemkot?

Megapolitan
Tertabrak KA Argo Cirebon dan KRL Jabodetabek Sekaligus, Pengemudi Motor di Bekasi Selamat

Tertabrak KA Argo Cirebon dan KRL Jabodetabek Sekaligus, Pengemudi Motor di Bekasi Selamat

Megapolitan
Resmikan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Anies: Ini Salah Satu Janji Kampanye

Resmikan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Anies: Ini Salah Satu Janji Kampanye

Megapolitan
Hampir 3.000 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis Selama 3 Hari di Jakarta Barat

Hampir 3.000 Kendaraan Ikut Uji Emisi Gratis Selama 3 Hari di Jakarta Barat

Megapolitan
Lahan Pertamina Akan Dikosongkan untuk Normalisasi Aliran Situ Rawa Badak, Ormas Minta Gardunya Tak Dirubuhkan

Lahan Pertamina Akan Dikosongkan untuk Normalisasi Aliran Situ Rawa Badak, Ormas Minta Gardunya Tak Dirubuhkan

Megapolitan
Tertabrak 2 Kereta Sekaligus di Kranji Bekasi, Sepeda Motor Terseret 2,5 Kilometer

Tertabrak 2 Kereta Sekaligus di Kranji Bekasi, Sepeda Motor Terseret 2,5 Kilometer

Megapolitan
Pemulung Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Gatot Subroto, Kondisinya Belum Sadar

Pemulung Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Gatot Subroto, Kondisinya Belum Sadar

Megapolitan
Pura-pura Belanja, Pencuri Ponsel Beraksi di Warung Makan Daerah Kembangan

Pura-pura Belanja, Pencuri Ponsel Beraksi di Warung Makan Daerah Kembangan

Megapolitan
Hilang Timbul Kampung Narkoba, Berlindung di Balik Komunitas dan Kode Rahasia

Hilang Timbul Kampung Narkoba, Berlindung di Balik Komunitas dan Kode Rahasia

Megapolitan
Cegah PMK Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkot Depok Gencar Pantau RPH hingga Lapak Hewan Kurban

Cegah PMK Jelang Perayaan Idul Adha, Pemkot Depok Gencar Pantau RPH hingga Lapak Hewan Kurban

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Kalimalang, Disebut Ikut Ayah Mencuci Motor Sebelum Tercebur dan Terseret Arus

Remaja Tenggelam di Kalimalang, Disebut Ikut Ayah Mencuci Motor Sebelum Tercebur dan Terseret Arus

Megapolitan
Libur Sekolah dan Jelang Idul Adha 2022, Jumlah Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Meningkat 2 Kali Lipat

Libur Sekolah dan Jelang Idul Adha 2022, Jumlah Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Meningkat 2 Kali Lipat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.