Kompas.com - 08/11/2021, 11:56 WIB
Salah satu pedagang tempe, Karsono tidak dapat produksi dan berjualan karena kontrakan yang dihuni di Kawasan Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terendam banjir,  Minggu (7/11/2021). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSalah satu pedagang tempe, Karsono tidak dapat produksi dan berjualan karena kontrakan yang dihuni di Kawasan Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Minggu (7/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir merendam permukiman warga yang berada di kawasan Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (7/11/2021) malam, berdampak pada sektor ekonomi warga.

Salah satunya pedagang tempe, yang tak bisa produksi hingga tidak bisa berjualan untuk Selasa (9/11/2021) besok.

Pedagang tempe, Karsono, mengatakan bahwa produksi tempe tidak dapat dilakukannya di kontrakan yang terendam banjir sejak Minggu sore hingga malam.

"Jadi tidak bisa produksi kemarin. Kita kan produksi setiap hari. Karena kemarin tidak bisa produksi besok tidak bisa berjualan," ujar Karsono saat ditemui di lokasi, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Warga Buncit 12 Terdampak Banjir Mulai Bebenah

Karsono mengatakan, produksi tempe tidak dapat dilakukan bukan hanya kontrakan terendam banjir, tetapi juga disebabkan kondisi air yang kotor.

"Kalau air kotor kan tidak bisa buat tempe. Jadi kita kemarin sibuk naikkan bahan baku ke lantai dua saja. Kita juga tidak bisa ngambil tempe dari teman-teman di wilayah yang tidak banjir buat kita jualin, karena kan sudah punya pelanggan masing-masing," ucap Karsono.

Karsono mengatakan, penjualan tempe pada hari ini merupakan hasil produksi yang dilakukan tiga hari lalu atau sebelum banjir terjadi.

Pada produksi itu, Karsono mengelola kedelai sebanyak 50 kilogram untuk beberapa hari ke depan.

Baca juga: Warga Buncit 12 Sebut Banjir Makin Parah Setelah Kali Mampang Dikeruk

"Untuk jualan hari ini hasil produksi tempe sebelum banjir. Kalau kedelai yang diolah itu kan maksimal tiga hari. Buat besok kita libur (berjualan)," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.