Dirut Jakpro hingga Bambang Widjojanto Akan Sambangi KPK, Serahkan Dokumen 600 Halaman soal Formula E

Kompas.com - 09/11/2021, 12:43 WIB
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Setia Budi, Jakarta Selatan, dijaga ketat ratusan personel kepolisian pada Senin (27/9/2021) siang. KOMPAS.com / IRFAN KAMILGedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Setia Budi, Jakarta Selatan, dijaga ketat ratusan personel kepolisian pada Senin (27/9/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat, dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto, disebut akan hadir ke Gedung Merah Putih KPK, Selasa (9/11/2021).

Pemprov DKI Jakarta melalui keterangan resminya hari ini menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan dokumen setebal 600 halaman, sebagai bagian dari “dukungan atas upaya Monitoring Corruption Prevention (MCP)”.

“Penyerahan dokumen setebal sekitar 600 halaman tersebut merupakan himpunan dari seluruh dokumen mulai dari proses persetujuan hingga persiapan yang diperlukan KPK untuk mendapatkan informasi secara detail dan utuh mengenai penyelenggaraan perhelatan event Formula E,” tulis Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Rangkaian Peristiwa Anies Pinjam Uang Rp 180 Miliar ke Bank DKI untuk Talangi Commitment Fee Formula E

Selain Syaefulloh dan Widi, ada pula anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bambang Widjojanto dan eks anggota tim sukses Anies Baswedan-Sandiaga Uno Adnan Pandu Pradja yang akan menyambangi Gedung Merah Putih KPK.

Baik Bambang dan Adnan tercatat sebagai eks pimpinan lembaga antirasuah itu periode 2011-2015.

Pemprov DKI mengeklaim bahwa langkah ini merupakan bukti komitmen kuat mereka mewujudukan reformasi pemerintahan dan “mendorong pihak terkait lainnya untuk juga melakukan tindakan yang terbuka dan transparan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik”.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Curiga Jakpro Pinjam Rp 2,8 Triliun untuk Formula E, Pemprov: Itu untuk ITF Sunter

"Kami siap untuk berkerjasama penuh dalam memberikan informasi-informasi serta melaksanakan Penugasan Penyelenggaraan Formula E sesuai dengan koridor good corporate covernance, risk & compliance (GCGRC), sebagaimana yang diamanahkan oleh Pemprov DKI Jakarta," kata Widi dalam keterangan yang sama.

Sebelumnya, KPK sudah memanggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Achmad Firdaus, Selasa (2/11/2021) untuk meminta sejumlah keterangan terkait balap mobil listrik itu.

Ditemui Kompas.com di Gedung DPRD DKI Jakarta kemarin, Firdaus menolak berkomentar soal Formula E maupun pemanggilan dirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI: 3.796.842 Orang di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Dinkes DKI: 3.796.842 Orang di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
20 Bulan Upah Tak Dibayar, Eks Pekerja Hotel Crowne Plaza Mengadu ke Anies

20 Bulan Upah Tak Dibayar, Eks Pekerja Hotel Crowne Plaza Mengadu ke Anies

Megapolitan
Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius...

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius...

Megapolitan
Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen Sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen Sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Megapolitan
Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Megapolitan
Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Megapolitan
Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Megapolitan
Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Megapolitan
Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Megapolitan
Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Megapolitan
Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.