Seperti Ini Cara Petugas Rawat Burung Kaki Bayam, Predator di Lapangan JIS

Kompas.com - 10/11/2021, 07:50 WIB
Pelepasan burung kaki bayam di atas rumput lapangan latih JIS, Jakarta Utara, Rabu (3/11/2021). Abdu FaisalPelepasan burung kaki bayam di atas rumput lapangan latih JIS, Jakarta Utara, Rabu (3/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Burung kaki bayam menjadi perbincangan setelah diperkenalkan sebagai hewan yang dimanfaatkan untuk merawat rumput lapangan di Jakarta International Stadium (JIS), Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Burung berkaki panjang dan kecil ini dijadikan sebagai predator yang akan membersihkan lapangan JIS dari hama.

"Kita memanfaatkan burung kaki bayam ini sebagai predator alami untuk memangsa hewan hewan pengganggu yang ada di lapangan melati JIS ini," kata Project Manager PT Jakpro Arry Wibowo saat ditemui di JIS, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Cara Unik Merawat Rumput Berstandar Internasional di JIS, Burung Kaki Bayam Jadi Andalan

"Maksud kami untuk mengurangi penggunaan pestisida atau bahan kimia untuk merawat sekaligus menjaga agar lapangan ini ramah lingkungan," sambungnya.

Kompas.com berkesempatan mewawancarai salah satu petugas perawatan rumput lapangan JIS, Dedi Kurniawan, untuk bertanya lebih dalam tentang pemeliharaan burung kaki bayam.

Dedi memgatakan, lima ekor burung kaki bayam ditempatkan di dalam ruangan khusus agar terhindar dari hewan pemangsa, kucing, misalnya.

Baca juga: Jakpro Siapkan 30 Burung Kaki Bayam untuk Pelihara Rumput Lapangan JIS

Burung-burung ini selalu diberi makan tiga kali dalam satu hari.

"Kalau untuk burung kaki bayam ini makannya ulat yang utama, kita ada juga kasih makanan tambahan seperti pur, jangkrik," ucap Dedi

"Makannya untuk satu hari itu pagi sore kalau untuk ulat, kalau untuk jangkriknya kan itu makanan tambahan pakan tambahan kita bisa kasih siang, sehari tiga kali," lanjutnya.

Burung kaki bayam akan dilepas untuk membersihkan lapangan ketika tak ada jadwal penyewaan, yaitu setiap Senin hingga Rabu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Megapolitan
Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.