Anggota DPRD Kritik Sejumlah Proyek Pembangunan di Kota Bogor yang Tak Kunjung Tuntas

Kompas.com - 11/11/2021, 23:03 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya saat peluncuran pengoperasian Bus Kita Trans Pakuan di Balai Kota Bogor, Selasa (2/11/2021). Moda transportasi ini selain akan menggantikan angkot juga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga di Kota Bogor. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWali Kota Bogor Bima Arya saat peluncuran pengoperasian Bus Kita Trans Pakuan di Balai Kota Bogor, Selasa (2/11/2021). Moda transportasi ini selain akan menggantikan angkot juga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga di Kota Bogor.

BOGOR, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Jawa Barat, mengkritik sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang tak kunjung tuntas dikerjakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Dua proyek yang mendapat sorotan DPRD Kota Bogor adalah pembangunan jalan R3 dan pembangunan Masjid Agung.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2022, Pemkot Bogor diminta untuk memprioritaskan pembangunan strategis di tahun depan.

Baca juga: Pengangguran di Kota Bogor Naik 12,6 Persen

"Jadi dari pembahasan kemarin, kami meminta dilaksanakannya pembangunan strategis yang esensial," kata Zaenul, Kamis (11/11/2021).

Zaenul menyebutkan, dari hasil pembahasan itu, Komisi III DPRD mendesak Pemkot Bogor menyelesaikan pembangunan jalan R3 dan Masjid Agung.

"Pekerjaan Pemkot yang tak kunjung tuntas yaitu jalan R3. Saya harap itu diprioritaskan, jangan sampai terlewat lagi dengan alasan apapun," sebut Zaenul.

"Yang kedua, Masjid Agung juga tahun depan akan memasuki pembangunan tahap akhir, dan ini harus selesai di tahun 2022. Buktikan kalau pemkot serius membangun rumah ibadah yang sudah enam tahun belum juga rampung," sambungnya.

Politisi PPP itu juga menyoroti kelanjutan pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang akan menyasar wilayah Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Ia meminta agar Pemkot Bogor aktif dalam hal sosialisasi pembangunan agar nantinya tidak ada bentrokan antar warga dan pengembang.

"Jangan sampai pembangunan itu menimbulkan polemik. Jadi Pemkot harus aktif menyosialisasikan kepada masyarakat," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.