Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jakarta Pusat Lanjutkan Program CAP dan CIP, Sasar Puluhan RW Kumuh

Kompas.com - 12/11/2021, 21:58 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Sudin PRKP) Jakarta Pusat akan merevitalisasi rukun warga (RW) kumuh di Jakarta Pusat.

Revitaliasi itu merupakan bagian dari program Comunity Action Plan (CAP) yang kemudian akan dieksekusi melalui program Collaborative Implementation Program (CIP) di tahun berikutnya.

Kasudin PRKP Jakarta Pusat, Yaya Mulyarso mengatakan, program itu merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat untuk mengatasi kekumuhan.

Baca juga: Polres Jakpus Kerahkan 4 Mobil Vaksin, Sasar Warga di Kawasan Kumuh

"Jadi target kami adalah RW kumuh berdasarkan data BPS dan sudah diatur dalam Pergub Nomor 90 tahun 2018," kata Yaya Mulyarso di Jakarta Pusat, Jum'at (12/11/2021).

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), PRKP Jakarta Pusat mengantongi daftar 38 wilayah RW dari total 98 RW kumuh yang telah dilakukan program CAP dan CIP. Ke-38 RW kumuh itu telah menjalani CAP sejak 2019.

Sementara itu, pada tahun ini, pihaknya sedang melakukan pengerjaan fisik bangunan melalui program CIP di 12 wilayah RW kumuh.

"Sedangkan CIP tahun 2021 ini ada 12 RW di delapan kelurahan, prosesnya sudah 95 persen. Alhamdulillah berjalan baik dan lancar," kata Yaya.

Yaya bersyukur proyek itu kini kembali berjalan setelah mengalami penundaan lantaran adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Tahun ini tengah dilakukan proses CAP di 23 RW. Rencananya, 23 RW tersebut akan dilanjutkan ke program CIP pada 2022. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 16 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 16 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Megapolitan
Permukiman Pernah Terbakar pada 2020, Gang Venus Kini Lebih Terang

Permukiman Pernah Terbakar pada 2020, Gang Venus Kini Lebih Terang

Megapolitan
Jika Jadi Gubernur Jakarta Lagi, Anies: Kembalikan Semua pada Relnya

Jika Jadi Gubernur Jakarta Lagi, Anies: Kembalikan Semua pada Relnya

Megapolitan
Wali Kota Jakpus Larang Kendaraan Dinas Beroperasi jika Tak Lolos Uji Emisi

Wali Kota Jakpus Larang Kendaraan Dinas Beroperasi jika Tak Lolos Uji Emisi

Megapolitan
Wacana Duet dengan Kaesang di Pilkada 2024, Anies: Semua Orang Punya Kesempatan Setara

Wacana Duet dengan Kaesang di Pilkada 2024, Anies: Semua Orang Punya Kesempatan Setara

Megapolitan
Fotografer dan Sekuriti GBK Cekcok, Saling Provokasi dan Tantang Pukul Pipi

Fotografer dan Sekuriti GBK Cekcok, Saling Provokasi dan Tantang Pukul Pipi

Megapolitan
Sekuriti Cekcok dengan Fotografer, Pengelola GBK: Ada Salah Paham

Sekuriti Cekcok dengan Fotografer, Pengelola GBK: Ada Salah Paham

Megapolitan
Firli Bahuri Tak Ditahan Setelah 7 Bulan Tersangka, Pengamat: Seharusnya Sudah Divonis

Firli Bahuri Tak Ditahan Setelah 7 Bulan Tersangka, Pengamat: Seharusnya Sudah Divonis

Megapolitan
Anies Baswedan Mengaku Dihubungi PDI-P Soal Usulan Jadi Cagub Jakarta

Anies Baswedan Mengaku Dihubungi PDI-P Soal Usulan Jadi Cagub Jakarta

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu soal Pelanggaran Netralitas ASN, Supian Suri Sebut Siap Disanksi

Dilaporkan ke Bawaslu soal Pelanggaran Netralitas ASN, Supian Suri Sebut Siap Disanksi

Megapolitan
Pembacok Petugas Kebersihan di Cilincing Sempat Kabur ke Kuningan Jawa Barat

Pembacok Petugas Kebersihan di Cilincing Sempat Kabur ke Kuningan Jawa Barat

Megapolitan
Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Minim Sinar Matahari, Warga Gang Venus: Alhamdulillah Betah

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Minim Sinar Matahari, Warga Gang Venus: Alhamdulillah Betah

Megapolitan
Cekcok dengan Sekuriti GBK, Fotografer Ngaku Baru Datang Langsung Diteriaki

Cekcok dengan Sekuriti GBK, Fotografer Ngaku Baru Datang Langsung Diteriaki

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Bacok Petugas Kebersihan Saat Tawuran di Cilincing

Polisi Tangkap Pria yang Bacok Petugas Kebersihan Saat Tawuran di Cilincing

Megapolitan
Singgung Konflik Kampung Bayam, Anies: Pilihannya Sederhana, Terlunta atau Diberi Kunci Masuk

Singgung Konflik Kampung Bayam, Anies: Pilihannya Sederhana, Terlunta atau Diberi Kunci Masuk

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com