Update Lokasi Banjir di Jakarta Barat, Tersisa di 2 Kecamatan

Kompas.com - 12/11/2021, 22:36 WIB
Warga melintasi banjir di Pela Mampang, Jakarta, Minggu (7/11/2021). Sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayWarga melintasi banjir di Pela Mampang, Jakarta, Minggu (7/11/2021). Sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah titik di Jakarta Barat mulai tergenang banjir, akibat hujan yang mengguyur pada Jumat (12/11/2021) sore.

Kepala Sudin Sumber Daya Alam Jakarta Barat Purwanti mengatakan genangan terdeteksi di dua kecamatan di Jakarta Barat.

"Iya genangan terdeteksi di dua kecamatan, di Kebon Jeruk, tepatnya di Duri Kepa ya, sama Grogol Petamburan (Gropet)," ujar Purwanti saat dihubungi awak media, Jumat malam.

"Mediterania itu di Tanjung Duren tapi sudah mulai surut. Di Arjuna Selatan sempat genangan tadi, tapi sudah enggak ada sama sekali. Terus Patra itu masih ada," rinci Purwanti.

Baca juga: 6 RT di Jakarta Terendam Banjir, Jumat Sore

Sementara itu, wilayah lain yang biasa memiliki genangan, disebutnya masih aman tanpa genangan air malam ini.

"Cengkareng, Kalideres itu aman, Tambora itu juga enggak ada. Kan biasanya ada. Termasuk Tegal Alur juga enggak ada. Karena memang hujannya deras di Kebon Jeruk dan Gropet," ucap dia.

Purwanti mengatakan tinggi genangan di masing-masing wilayah bervariasi. Genangan-genangan tersebut disebut sempat membuat kemacetan.

Baca juga: Kala Anies Mendadak Melawak di Tengah Sorotan Banjir dan Formula E

"Tinggi genangan bervariasi ya, ada yang 20 centimeter, ada yang 30 centimeter," kata Purwanti. 

Adapun genangan tertinggi terpantau berada di sekitar Patra dengan ketinggian 30 centimeter. Namun, Purwanti mmengatakan genangan tersebut masih bisa dilintasi.

Menangani genangan-genangan tersebut, pihaknya, menurunkan alat pompa air untuk mengalirkan genangan air ke saluran air.

"Pompa apung kita operasikan untuk percepat genangan itu. Kayak di Mediterania dipompa, Aruna Selatan juga dipompa apung," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

Megapolitan
Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Megapolitan
Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Megapolitan
Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Megapolitan
Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Megapolitan
Tegaskan Lapangan JIS Tak Boleh Berbayar, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Tegaskan Lapangan JIS Tak Boleh Berbayar, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Megapolitan
6 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta, Tertinggi sejak Ditemukan Omicron

6 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta, Tertinggi sejak Ditemukan Omicron

Megapolitan
UPDATE 23 Jaanuari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 140, Pasien Dirawat Bertambah 138

UPDATE 23 Jaanuari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 140, Pasien Dirawat Bertambah 138

Megapolitan
Sidang Kasus Terorisme dengan Terdakwa Munarman Dilanjutkan Hari Ini

Sidang Kasus Terorisme dengan Terdakwa Munarman Dilanjutkan Hari Ini

Megapolitan
Lansia yang Tewas Dikeroyok Massa di Cakung Dituduh Pencuri akibat Senggol Pengendara Motor

Lansia yang Tewas Dikeroyok Massa di Cakung Dituduh Pencuri akibat Senggol Pengendara Motor

Megapolitan
Prediksi BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Siang hingga Malam, Bekasi Hujan Sepanjang Hari

Prediksi BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Siang hingga Malam, Bekasi Hujan Sepanjang Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.