Pura-pura Beli Rumah, Seorang Pria Bekap dan Bawa Kabur Motor Warga Pamulang

Kompas.com - 13/11/2021, 14:37 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aksi pencurian sepeda motor bermodus pembelian rumah terjadi di perumahan Villa Inti Persada, Pamulant, Tangerang Selatan, Sabtu (13/11/2021) pagi.

Korban bernama Saiin (50) diminta mengantar pelaku ke rumah salah satu rumah yang hendak dijual, lalu dibekap dengan kain di perjalanan.

Anak korban, Hariadi Utomo (24) menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.50 WIB. Saat itu, Saiin sedang berada di depan rumah, bertemu dengan dua pelaku yang menanyakan alamat.

"Si pelaku melihat nomor telepon yang tertera di banner jual rumah, terus coba bertanya ke bapakku. Kebetulan saya tinggal di lokasi yang dekat dengan banner tersebut," ujar Hariadi saat dihubungi, Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: Facebook dan Instagram Larang Jualan Ikan Hias, Pedagang Johar Baru Kebingungan

Setelah itu, kata Hariadi, ayahnya diminta mengantarkan seorang pelaku ke alamat rumah yang diiklankan tersebut. Sementara pelaku lain pergi meninggalkan lokasi, ketika korban dan rekannya berangkat.

Menurut Hariadi, pelaku juga membujuk ayahnya agar bersedia mengantar, dengan mengimingi sejumlah uang apabila transaksi rumah berhasil.

"Pelakunya yang dibonceng, diantar pakai motor bapak. Lokasi rumah yang dijual di Villa Inti Persada Pamulang," kata Hariadi.

"Dia memang sepertinya modus cari rumah. Orang bapakku diimingi uang, ditawarkan uang satu juta," sambungnya.

Baca juga: Kilas Balik Janji Anies Air Masuk ke Tanah Melalui Sumur Resapan

Namun, kata Adi, pelaku justru membekap Saiin dengan sebilah kain di tengah perjalanan sampai akhirnya tak sadarkan diri.

Pelaku pun langsung meninggalkan korban dan membawa kabur sepeda motor matik yang digunakan ke lokasi rumah.

"Di tengah perjalanan, bapakku diusap wajahnya dengan kain lap dan langsung bapakku hilang kesadaran," ucap Hariadi.

Hariadi mengaku belum melaporkan peristiwa pencurian sepeda motor yang dialami keluarganya ke kepolisian.

"Belum lapor polisi sih Mas. Pelaku enggak kami kenal sama sekali, orang bapakku lagi di depan langsung ditanya dan minta anterin," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Megapolitan
Bermain Air dengan Teman-temannya, Bocah 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung

Bermain Air dengan Teman-temannya, Bocah 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung

Megapolitan
Ini 4 Rute Baru KRL Cikarang/Bekasi yang Berlaku 28 Mei, Tak Semua Langsung ke Manggarai

Ini 4 Rute Baru KRL Cikarang/Bekasi yang Berlaku 28 Mei, Tak Semua Langsung ke Manggarai

Megapolitan
Sampah Bambu Penuhi Aliran Sungai Cikeas, DLH Kota Bekasi Terjunkan 'Pasukan Katak Oranye'

Sampah Bambu Penuhi Aliran Sungai Cikeas, DLH Kota Bekasi Terjunkan "Pasukan Katak Oranye"

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

Megapolitan
Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Megapolitan
Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu 'Ngesot' Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu "Ngesot" Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Megapolitan
Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Megapolitan
Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Megapolitan
Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

Megapolitan
Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan 'Coaching Clinic' di GBK...

Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan "Coaching Clinic" di GBK...

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Megapolitan
11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.