Puluhan Makam Ambles di TPU Mangunjaya Bekasi Rampung Diperbaiki

Kompas.com - 14/11/2021, 16:39 WIB
Kondisi makam TPU Mangunjaya setelah diperbaiki, Minggu (14/11/2021) ISTIMEWAKondisi makam TPU Mangunjaya setelah diperbaiki, Minggu (14/11/2021)
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Puluhan makam yang ambles di Taman Pemakaman Umum (TPU) Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi telah diperbaiki.

Kepala UPTD TPU Mangunjaya Milun mengatakan, makam ambles akibat tergerus hujan deras. Penanganan makam yang ambles berlangsung selama dua hari.

"Dikerjakan selesai dua hari, jadi sekarang sudah rapi," ujar Milun saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (14/11/2021).

Milun mengatakan, 30 pekerja dikerahkan untuk memperbaiki kondisi makam yang ambles.

"Kita pakai tenaga orang, 30 orang dari petugas TPU," ujarnya.

Milun mengungkapkan, ahli waris dari makam yang ambles turut berada di lokasi saat perbaikan berlangsung.

Baca juga: Berkunjung ke Pemakaman Belanda Depok, Ada Makam Setinggi Lebih dari 2 Meter

Untuk diketahui, sebanyak 20 makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ambles akibat hujan deras pada Kamis (11/11/2021).

"Kamis ada yang ambles, sekitar 20 makam, itu mayoritas makam (jenazah pasien) Covid-19, ada juga yang umum," ujar Milun.

Makam tersebut ambles lantaran kondisi tanah yang berubah akibat tergerus hujan deras.

Makam yang ambles rata-rata merupakan makam baru, yang pada saat proses pemulasaraan berlangsung di musim kemarau. Akibatnya sifat tanah cenderung keras, sehingga tak cukup kuat ketika dipadatkan.

Ketika memasuki musim hujan, sifat tanah yang tadinya keras mengalami penyusutan akibat terkena air sehingga gundukannya menurun atau ambles.

"Waktu pas dimakamkan tanahnya masih keras karena musim kemarau, sekarang pas musim hujan kena air jadi turun, makam baru rata-rata, kalau makam lama aman semua," jelas dia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

Megapolitan
14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Megapolitan
Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Megapolitan
Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Beredar, Video Tawuran Antarpelajar Bawa Senjata Tajam di Jatinegara, Polisi: Video Lama

Megapolitan
Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

Megapolitan
Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Megapolitan
Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Megapolitan
Vaksinasi Dosis Ketiga secara 'Door to Door' Jangkau Lansia di Utan Panjang

Vaksinasi Dosis Ketiga secara "Door to Door" Jangkau Lansia di Utan Panjang

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Megapolitan
Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.