Kompas.com - 18/11/2021, 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diteriaki Presiden Indonesia sesaat setelah berpidato di tengah-tengah aksi buruh di depan Balai Kota DKI Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Anies mengaku bahwa dia tidak bisa mengubah ketentuan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang sudah diputuskan oleh Pemerintah Pusat.

Namun, kepada Forum Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin (FPS LEM SPSI) yang menggelar aksi di depan Balai Kota, Anies berjanji akan membantu untuk menekan biaya hidup di Jakarta agar bisa lebih kecil.

"Sehingga teman-teman semua bisa menabung dan harapannya kesejahteraan bisa meningkatkan," kata Anies, Kamis (18/11/2021).

Anies kemudian meminta massa aksi berdiri dan menyanyikan lagu "Bagimu Negeri". Namun, sebelum mulai bernyanyi, massa aksi memekikkan nama Anies secara bersahut-sahutan.

"Hidup Anies," teriak massa aksi, disambut dengan teriakan massa lainnya yang sedang berada di mobil komando, "Hidup Presiden Indonesia."

Aksi buruh tersebut menuntut upah minimum provinsi (UMP) Jakarta tahun 2022 yang dinilai kecil berdasarkan aturan dari Kementerian Ketenagakerjaan yang diputuskan naik rata-rata sebesar 1,09 persen.

Namun, hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait kenaikan UMP tersebut.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, UMP 2022 DKI Jakarta akan diumumkan Jumat (19/11/2021) besok.

"Insya Allah ada kenaikan UMP tapi tunggu saja 19 November," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KRL Tanah Abang-Duri Dilempari Batu, KAI Commuter Pastikan Tidak Ada Korban

KRL Tanah Abang-Duri Dilempari Batu, KAI Commuter Pastikan Tidak Ada Korban

Megapolitan
Petugas Derek Paksa 12 Mobil yang Parkir Sembarangan di 4 Lokasi Jakarta Selatan

Petugas Derek Paksa 12 Mobil yang Parkir Sembarangan di 4 Lokasi Jakarta Selatan

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 139

UPDATE 5 Juli: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 139

Megapolitan
Jendela KRL Pecah Dilempari Batu di Antara Stasiun Tanah Abang-Duri

Jendela KRL Pecah Dilempari Batu di Antara Stasiun Tanah Abang-Duri

Megapolitan
Sempat Bingung Saat PPKM Jakarta Naik Level 2, Pengusaha Mal Senang Keputusan Itu Direvisi

Sempat Bingung Saat PPKM Jakarta Naik Level 2, Pengusaha Mal Senang Keputusan Itu Direvisi

Megapolitan
Seorang Pria Diduga Gantung Diri di Kamar Mandi Kontrakan di Kebon Jeruk

Seorang Pria Diduga Gantung Diri di Kamar Mandi Kontrakan di Kebon Jeruk

Megapolitan
Polisi Sebut Hasil Otopsi Korban Pembunuhan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sesuai dengan Pengakuan Sang Pembunuh

Polisi Sebut Hasil Otopsi Korban Pembunuhan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sesuai dengan Pengakuan Sang Pembunuh

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Pergantian Nama Jalan di Jakarta merupakan Keputusan Final

Pemprov DKI Sebut Pergantian Nama Jalan di Jakarta merupakan Keputusan Final

Megapolitan
Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Bangun Posko di 3 Titik Kemacetan di Jakarta

Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Bangun Posko di 3 Titik Kemacetan di Jakarta

Megapolitan
Polantas dan Dishub DKI Mulai Derek Mobil Parkir Sembarangan di Senopati-Gunawarman

Polantas dan Dishub DKI Mulai Derek Mobil Parkir Sembarangan di Senopati-Gunawarman

Megapolitan
Pelaku Pembuangan Anak yang Hendak Diusir dari Rusun Jatinegara Barat Segera Dinikahkan

Pelaku Pembuangan Anak yang Hendak Diusir dari Rusun Jatinegara Barat Segera Dinikahkan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Dukung Rencana Kerja Sama dengan Pemprov DKI Terkait Uji Emisi

Pemkot Tangsel Dukung Rencana Kerja Sama dengan Pemprov DKI Terkait Uji Emisi

Megapolitan
Tanggapi Gelombang Penolakan Ganti Nama Jalan, Wagub DKI: Sekali Lagi, Ini Tak Akan Bebani Warga

Tanggapi Gelombang Penolakan Ganti Nama Jalan, Wagub DKI: Sekali Lagi, Ini Tak Akan Bebani Warga

Megapolitan
Seorang Wanita dan Agensinya Ditangkap akibat Siarkan Aksi Pornografi di Media Sosial

Seorang Wanita dan Agensinya Ditangkap akibat Siarkan Aksi Pornografi di Media Sosial

Megapolitan
Wagub DKI Tegaskan Pemprov Tak Kerja Sama dengan ACT soal Penyelenggaraan Kurban

Wagub DKI Tegaskan Pemprov Tak Kerja Sama dengan ACT soal Penyelenggaraan Kurban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.