Banyak Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga, Damkar Depok: Habitat Aslinya Berubah karena Alih Fungsi Lahan

Kompas.com - 26/11/2021, 08:39 WIB
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mengevakuasi sarang tawon di kawasan permukiman warga di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis (25/11/2021) malam. Dok. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota DepokDinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mengevakuasi sarang tawon di kawasan permukiman warga di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis (25/11/2021) malam.

DEPOK, KOMPAS.com - Sarang tawon vespa disebut banyak ditemukan di permukiman warga Kota Depok, Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos mengatakan, tawon vespa kini membuat sarang di permukiman warga Depok karena habitat aslinya sudah berubah.

Welman menyebutkan, banyak pepohonan di Depok yang ditebang dan lahannya kini berubah jadi perumahan.

"Tawon vespa masuk permukiman karena habitatnya berubah alias perubahan lingkungan karena alih fungsi lahan," ujar Welman saat dikonfirmasi, Kamis (25/11/2021) malam.

Baca juga: Polisi yang Dikeroyok Saat Amankan Demo Ormas di Gedung DPR Alami Hematoma dan Perutnya Robek

Welman menyebutkan, habitat asli tawon vespa berada di pohon, hutan, dan semak-semak. Namun, saat ini sarang tawon vespa banyak muncul di pinggir atap dan bangunan rumah warga Depok.

Berdasarkan data sepanjang Januari hingga Oktober, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menerima 160 kasus evakuasi sarang tawon termasuk tawon vespa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Kamis malam, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok melakukan evakuasi sarang tawon vespa di lima titik.

Baca juga: FEO Sebut Formula E Jakarta Akan Jadi Salah Satu Acara Paling Sukses dalam Sejarah

Adapun evakuasi sarang tawon vespa dilakukan di kawasan Tapos, Sukmajaya, Cilodong, Pancoran Mas, dan Cimanggis.

Welman mengimbau masyarakat Kota Depok tak berusaha memusnahkan sarang tawon vespa tanpa keahlian. Ia juga mengimbau masyarakat tak beraktivitas di sekitar sarang tawon vespa.

"Jangan mencoba mengganggu sarang tawon vespa dan segera laporkan ke Dinas Damkar. Apabila kena sengatan segera ke dokter," kata Welman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Megapolitan
Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.