Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Kompas.com - 29/11/2021, 21:46 WIB
Bangunan ruko di atas saluran air di Kemang Utara, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dibongkar, Kamis (25/11/2021) siang. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiBangunan ruko di atas saluran air di Kemang Utara, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dibongkar, Kamis (25/11/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bangunan yang berdiri di atas saluran air di Kemang Utara, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, belum seluruhnya dibongkar pada Senin (29/11/2021).

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, baru satu dari lima bangunan berlantai dua yang melanggar dibongkar.

Terlihat sebagian bangunan di antaranya masih kokoh berdiri. Namun kondisi itu melebihi dari waktu yang pembongkaran yang ditargetkan.

Camat Mampang Prapatan, Djaharuddin mengatakan, pembongkaran memakan waktu cukup lama karena pekerja bangunan yang bekerja sedikit.

"Ada lima orang yang bekerja. Lama, satu bangunan seminggu," ujar Djaharuddin saat dihubungi, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Pemkot Jaksel Akan Telusuri Bangunan Lain yang Berdiri di Atas Saluran Air di Kemang

Djaharuddin mengatakan, jajarannya telah meminta kepada pemilik bangunan untuk memperbanyak jumlah pekerja bangunan.

"Saya suruh perbanyak itu tadi orang yang membongkar. Tadi saya meminta ke pemilik bangunan," kata Djaharuddin.

Menurut Djaharuddin, pihaknya akan mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) apabila ada permintaan bantuan dari pemilik bangunan untuk pembongkaran ruko lebih cepat.

"Iya nanti boleh kita kerahkan PPSU. Karena dia masih sanggup sendiri untuk bongkar sendiri," kata Djaharuddin.

Baca juga: Pemkot Siap Pinjamkan Backhoe untuk Bongkar Ruko di Atas Saluran Air Kemang

Sebelumnya, Djaharuddin mengatakan, pembongkaran bangunan ruko diberikan tenggat waktu salama satu pekan, atau Minggu (28/11/2021).

Menurut Djaharuddin, Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan membantu pemilik ruko apabila pembongkaran bangunan di atas saluran air belum selesai pada pekan ini.

"Kalau tidak selesai pada pekan ini, kita masuk. Bantu pembongkaran untuk mempercepat," kata Djaharuddin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pemotor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pemotor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Megapolitan
Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Megapolitan
Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Megapolitan
Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Hutang Rp 350.000

Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Hutang Rp 350.000

Megapolitan
Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Megapolitan
Dibungkus Kemasan Teh, 25 Kilogram Sabu di Legok Diduga dari Jaringan China-Malaysia

Dibungkus Kemasan Teh, 25 Kilogram Sabu di Legok Diduga dari Jaringan China-Malaysia

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta Sebut 39 Sekolah Ditutup Akibat Covid-19, Sebagian Sudah Dibuka Kembali

Wagub DKI Jakarta Sebut 39 Sekolah Ditutup Akibat Covid-19, Sebagian Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Pasien, Pasokan Oksigen di Wisma Atlet Diklaim Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

Antisipasi Lonjakan Pasien, Pasokan Oksigen di Wisma Atlet Diklaim Aman Hingga 4 Bulan ke Depan

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.