Kompas.com - 01/12/2021, 08:28 WIB
Kondisi RW 05, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019), yang masuk daftar kampung kumuh dalam progran penataan RW kumuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKondisi RW 05, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019), yang masuk daftar kampung kumuh dalam progran penataan RW kumuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur bakal melanjutkan penataan 78 RW kumuh yang terdapat di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kota Jakarta Timur Fredy Setiawan saat rapat pembahasan penataan RW kumuh bersama tim dari Universitas Indonesia (UI), Selasa (30/11/2021).

"Kita berharap ada kolaborasi antar semua lintas sektor, sehingga 78 RW kumuh yang ada di Jakarta Timur ini bisa tuntas," kata Fredy lewat siaran pers, Selasa petang.

Kepala Suku Dinas PRKP Jakarta Timur Dedi Arif Darsono mengatakan, penataan RW kumuh pada 2022 merupakan kelanjutan program tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Jakarta Pusat Lanjutkan Program CAP dan CIP, Sasar Puluhan RW Kumuh

"Dari 78 RW kumuh yang ada di Jakarta Timur, telah dilaksanakan penataan pada 2018 sebanyak 25 RW. Kemudian, pada 2022 rencananya sebanyak 10 RW, dan 43 RW kumuh sisanya akan dilakukan perbaikan sarana dan prasarananya," kata Dedi Arif.

Pada 2022 nanti, sebanyak 10 RW kumuh yang akan dilanjutkan penataannya terdiri dari Kelurahan Pondok Bambu (RW 04), Kelurahan Duren Sawit (RW 01 dan RW 13), Kelurahan Jatinegara (RW 05), Kelurahan Rawa Terate (RW 01, RW 02, RW 03, RW 05, dan RW 06) dan Kelurahan Pulogadung (RW 01).

Program penataan itu menggunakan konsep community action plan (CAP) dan collaborative implementation plan (CIP).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Megapolitan
Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Megapolitan
Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Program Anies Cuma Bagus di Kata-kata

Ketua DPRD DKI: Program Anies Cuma Bagus di Kata-kata

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Megapolitan
Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Megapolitan
Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Megapolitan
Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Megapolitan
Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Megapolitan
Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Megapolitan
Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Megapolitan
5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

Megapolitan
Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.