Kompas.com - 03/12/2021, 16:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, sumber api yang membuat terbakarnya sebagian gedung Cyber berasal dari satu titik.

Api itu berasal dari panel kabel listrik di lantai 2 gedung Cyber.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejasian perkara (TKP) di gedung yang berlokasi di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021).

"Jadi semacam panel atau rangkaian kabel yang terbakar. Ada kulit karet sehingga timbulkan asap. Tapi ini baru kasat mata karena hasil olah TKP," ujar Azis di lokasi.

Baca juga: Nasib Nahas Dua Siswa SMK, Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber saat PKL

Azis mengatakan, tidak ada ruangan atau gedung Cyber yang terbakar. Kepulan asap yang menyelimuti ruangan diduga berasal dari panel kabel yang terbakar.

"Panel kabel yang memang terbakar, tapi ruangan kerja lain tidak kondisi terbakar, tapi penuh residu asap," kata Azis.

Hingga kini penyidik masih melakukan proses olah TKP baik di lantai dasar dan lantai dua gedung Cyber.

"Olah TKP di lantai satu dan lantai 2 termasuk beberapa lantai lain yang masih dalam lingkup gedung ini satu rangkaian karena bentuknya kabel," kata Azis.

Adapun kebakaran di Gedung Cyber terjadi sekitar pukul 12.35 WIB. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Petugas damkar menurunkan 22 unit mobil saat proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah kejadian.

Baca juga: Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Setidaknya ada dua korban yang tewas dalam kebakaran Gedung Cyber, yakni Seto Fachrudin (18) dan Muhammad Redzuan Khadafi (17).

Mereka meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup asap.

Kepala SMK Taruna Bhakti, Ramadian Tarigan, menyebutkan, Seto dan Redzuan merupakan siswa kelas XII Teknik Komputer Jaringan.

Keduanya sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL).

Baca juga: Gedung Cyber I di Mampang Prapatan Sudah 3 Kali Dilanda Kebakaran

Mereka siang itu berada di Gedung Cyber lantaran ditugaskan oleh perusahaan tempat mereka PKL.

Ramadian menyebutkan, tempat PKL Seto dan Redzuan merupakan perusahaan di bidang internet service provider.

Keduanya pun ditugaskan ke Gedung Cyber untuk melakukan maintenance karena pusat server perusahaan berada di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk Hut ke-77 RI

Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk Hut ke-77 RI

Megapolitan
Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Megapolitan
Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan 'Resign' dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan "Resign" dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Megapolitan
Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Megapolitan
Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Megapolitan
Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

Megapolitan
Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, 'Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum'

Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, "Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum"

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

Megapolitan
Monas Ditutup Hari Ini untuk Persiapan HUT Ke-77 RI

Monas Ditutup Hari Ini untuk Persiapan HUT Ke-77 RI

Megapolitan
Keluarga Pelaku Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Minta Maaf

Keluarga Pelaku Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Minta Maaf

Megapolitan
Perempuan yang Diintip Pria di Toilet Kafe Kawasan Melawai Juga Jadi Korban Remas Payudara

Perempuan yang Diintip Pria di Toilet Kafe Kawasan Melawai Juga Jadi Korban Remas Payudara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.