Sebelum PPKM Level 3, Pemkot Jakbar Akan Gelar Job Fair Tatap Muka

Kompas.com - 03/12/2021, 17:26 WIB
Ilustrasi melamar pekerjaan. FREEPIK/IJEABIlustrasi melamar pekerjaan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berencana akan menggelar job fair atau bursa kerja secara tatap muka.

Job fair rencananya akan digelar pada 13-14 Desember 2021 atau sebelum pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada 24 Desember 2021 mendatang.

"Dipastikan job fair akan digelar di tanggal 13 dan 14 bulan ini. Prosedur tetap sesuai dengan protokol kesehatan," kata Plt Kepala Seksi Penempatan Pelatihan Produktifitas dan Transmigrasi Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi, Jakarta Barat Nur Kholis saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).

Adapun, job fair tersebut akan digelar di di Mal Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca juga: Pemkot Tangerang Akan Gelar Job Fair Tingkat Kelurahan

Nur Kholis menyebut kira-kira 40 perusahaan akan bergabung dalam kegiatan job fair kali ini. Dua di antara perusahaan yang bergabung yakni Indomaret dan Bakmi GM.

Meski digelar secara tatap muka, kata Nur Kholis, penerapan protokol kesehatan para pengunjung maupun penyelenggara dilaksanakan dengan tertib.

Selain itu, pihaknya akan membatasi jumlah peserta job fair untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Baca juga: Ribuan Orang Cari Pekerjaan, Pemkot Bekasi Pertimbangkan Gelar Job Fair

Rencananya, kuota peserta yang tersedia hanya untuk 1.800 orang selama dua hari.

Selain itu, kegiatan job fair akan dibagi menjadi enam sesi. Pada tiap sesi, peserta hanya diberi waktu selama 50 menit untuk menaruh lamaran di setiap gerai.

"Nanti per sesi kita berikan waktu 50 menit. Setelah selesai sesi pertama, area akan dibersihkan selama 10 menit dan lanjut kembali ke sesi berikutnya," kata Nur Kholis.

Untuk mendaftarkan diri peserta dapat mendaftar lewat link yang akan diunggah di akun Instagram Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Barat @sudinakertransjakbar pada tiga hari sebelum job fair dimulai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Megapolitan
Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Megapolitan
Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Program Anies cuma Bagus di Kata-Kata

Ketua DPRD DKI: Program Anies cuma Bagus di Kata-Kata

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Megapolitan
Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Megapolitan
Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Megapolitan
Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Megapolitan
Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Megapolitan
Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Megapolitan
Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Megapolitan
5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

Megapolitan
Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.