Kompas.com - 09/12/2021, 12:22 WIB
Rangkaian KRL yang anjlok di jalan perlintasan kereta di Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (5/12/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALRangkaian KRL yang anjlok di jalan perlintasan kereta di Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (5/12/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tepat hari ini delapan tahun lalu atau 9 Desember 2013, kecelakaan antara KRL rute Serpong-Tanah Abang dan truk tangki Pertamina terjadi di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan.

Rangkaian KRL menambrak truk tangki bermuatan 24.000 liter BBM di pintu pelintasan Pondok Betung. Tabrakan memicu ledakan yang terdengar hingga tiga kali dan kebakaran yang menghanguskan gerbong paling depan khusus wanita.

Tujuh orang dilaporkan meninggal akibat insiden kecelakaan tersebut, termasuk masinis KRL. Kondisi korban hangus dan sebagian pakaian korban selamat juga terbakar.

Baca juga: Tragedi Bintaro 19 Oktober, 33 Tahun Lalu Tanah Jakarta Berwarna Merah

Selain gerbong perempuan, gerbong tempat masinis juga ikut terbakar.

Saat itu, lalu lintas di pelintasan di dekat Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, lumpuh karena kendaraan di kedua sisi tak bisa melintas.

Penumpang dalam KRL sempat panik karena tidak dapat keluar setelah kereta menabrak truk tangki. Pasalnya, tidak semua pintu terbuka setelah insiden kecelakaan tersebut.

Semua penumpang mulai berteriak-teriak minta tolong agar pintu bisa terbuka. Beberapa penumpang mencoba memecahkan kaca, sedangkan penumpang lainnya berebut keluar kereat melalui sepasang pintu yang terbuka.

Sementara itu, truk trangki terpental sejauh 20-25 meter, lalu truk terbakar karena material tangki terbuat dari alumunium foil yang mudah meleleh.

Baca juga: Mengenang Tragedi Bintaro, Catatan Hitam dalam Sejarah Kereta Api..

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk memadamkan api. Hujan yang mengguyur wilayah Bintaro saat itu juga "membantu" petugas untuk memadamkan api.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya Kurir Paket dan Kawannya, 3 Pelaku Ditangkap Polres Jakut di Bangkalan

Aniaya Kurir Paket dan Kawannya, 3 Pelaku Ditangkap Polres Jakut di Bangkalan

Megapolitan
Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Megapolitan
Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Megapolitan
Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Megapolitan
Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Megapolitan
Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Megapolitan
Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Megapolitan
3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

Megapolitan
Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Megapolitan
Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes 'Swab' Massal

Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes "Swab" Massal

Megapolitan
Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Megapolitan
Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Megapolitan
2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Megapolitan
Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.