Kompas.com - 14/12/2021, 05:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Metro Tamansari meringkus delapan anggota geng motor yang diduga terlibat penganiayaan terhadap remaja di Jakarta Barat.

Komplotan pemotor tersebut diduga menganiaya dua remaja hingga mengalami luka akibat senjata tajam di depan Kantor Arsip Taman Sari, Jakarta Barat pada Jumat (10/12/2021) dini hari.

"Para tersangka kita tangkap berikut barang bukti senjata tajam dan sepeda motor," kata Kapolsek Taman Sari Ajun Komisaris Besar Polisi Iver Son Manossoh saat ditemui di Jakarta, Senin (13/12/2021), dikutip dari Antara.

Baca juga: Alami Luka Bacok, Dua Remaja Diduga Dikeroyok Geng Motor di Tamansari

Iver mengatakan, penganiayaan tersebut bermula ketika korban yang tergabung dengan kelompok geng motor "Aliansi Utara dan Pusat" bertemu dengan kelompok "Aliansi Jakarta Barat Bersatu".

Kedua kelompok membuat janji lewat media sosial untuk bertemu di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, guna melakukan aksi tawuran.

Tawuran pun terjadi pada hari itu, tetapi peristiwa tersebut tidak dilapokan ke kepolisian, meskipun terdapat korban luka.

Selanjutnya, pada Sabtu (11/12/2021), kedua kelompok tersebut bertemu kembali bertemu di lokasi yang sama dengan tempat kejadian pertama melakukan aksi tawuran lanjutan.

"Dari situ kedua kelompok saling menyerang menggunakan sajam kemudian menggunakan batu dan juga petasan," ujar Iver.

Baca juga: Seorang Warga Terputus Jarinya Usai Jadi Sasaran Geng Motor di Duren Sawit

Dalam peristiwa tersebut, geng motor Aliansi Utara Pusat terdesak dan mundur hingga masuk ke wilayah Harmoni tepatnya di Jalan Gajah Mada.

Kelompok tersebut semakin terdesak hingga dua orang terluka, yakni GL (18) dan MA (17) saat berupaya melarikan diri karena menabrak kendaraan yang parkir di sekitar lokasi kejadian.

"Karena terjatuh mereka lalu dikeroyok oleh beberapa anggota Aliansi Barat Bersatu dengan senjata tajam," tutur Iver.

Kedua korban mengalami luka cukup parah. Petugas kepolisian yang tengah patroli di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Tamansari.

Selanjutnya, polisi mencari pelaku penganiayaan melalui rekaman kamera tersembunyi yang ada di lokasi kejadian, serta membekuk pelaku dalam kurun waktu hitungan jam.

Baca juga: Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah: Berawal dari Balap Liar, 6 Pelaku Ditangkap

Delapan tersangka itu terdiri empat orang yang masih di bawah umur, sedangkan empat tersangka lainnya cukup umur, yakni VSSP (19), RM (19), RR (18), dan A (21).

"Tersangka yang di bawah umur tidak bisa kami sebutkan identitasnya," ucap Iver Son.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Iver Son menilai alasan utama terjadinya tawuran karena permasalahan eksistensi antara kelompok.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama sama dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk Hut ke-77 RI

Pemkot Bekasi Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera untuk Hut ke-77 RI

Megapolitan
Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pria yang Lecehkan Perempuan di Toilet Kawasan Melawai Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Siasat Sindikat Narkoba dari Malaysia Selundupkan Pil Ekstasi Senilai Rp 50 Miliar ke Jakarta

Megapolitan
Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan 'Resign' dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Saat Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Kawan Lama Grup, Korban Memutuskan "Resign" dan Konsultasi ke Polres Jakarta Barat

Megapolitan
Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

Megapolitan
Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

Megapolitan
Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

Megapolitan
Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, 'Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum'

Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, "Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum"

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.