Kompas.com - 16/12/2021, 16:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk tidak khawatir soal ketersediaan kebutuhan pangan jelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Ia memastikan stok pangan jelang Nataru cukup dan harganya diupayakan tetap terjangkau oleh masyarakat.

"Yang paling penting juga masyarakat tidak usah khawatir kita pastikan stok kebutuhan pangan ada dan terjaga dengan baik dan harganya InsyaAllah tetap terjangkau sekalipun ada peningkatan di beberapa jenis pangan," kata Riza di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Riza mengatakan, pihaknya juga akan mencoba menjaga kestabilan harga pangan menjelang Nataru.

Baca juga: Tak Terima Dibayar Pakai Uang Koin, Juru Parkir Alfamidi di Kemayoran Hina dan Nyaris Pukuli Perempuan

Menurut dia, menjelang Hari Raya Lebaran dan Nataru harga kebutuhan pangan memang cenderung mengalami peningkatan.

"Itu sudah kita antisipasi dan juga sudah kita rapatkan InsyaAllah nanti kita akan coba untuk dapat menjaga kestabilan harga mengendalikan dan juga memastikan pertama ketersediaan stok pangan bagi kebutuhan pangan dan tahun baru," ujarnya.

Selain itu, Riza juga berharap harga bahan pokok nantinya tetap terjangkau sekalipun ada peningkatan. Ia mengatakan, kenaikan bahan pokok karena memang ada peningkatan kebutuhan di masyarakat.

"Prinsipnya pemerintah pussat dan pemerintah daerah tidak hanya memastikan ketersediaan pangan, tapi juga tidak kalah penting adalah harga jual yang terjangkau oleh masyarakat," ucap dia.

Baca juga: Juru Parkir yang Nyaris Pukuli Perempuan di Alfamidi Kemayoran Setor Penghasilan ke Ormas

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengklaim stok barang kebutuhan pokok (Bapok) dalam kondisi aman hingga rata-rata lebih dari 1,5 bulan ke depan.

Karena itu, Mendag Lutfi meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk menghadapi potensi kenaikan permintaan menjelang Nataru.

"Berdasarkan data dari 34 provinsi dan pelaku usaha barang kebutuhan pokok, dilaporkan bahwa stok dan pasokan seluruh komoditas barang kebutuhan pokok mencukupi dan harganya stabil. Hanya beberapa komoditas yang harganya naik,” ujar Mendag Lutfi dalam siaran resminya, dikutip Kompas.com, Selasa (16/11/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpar Sandiaga Sebut Pecinan Glodok Punya 'Storynomics Tourism' yang Kuat, Apa Itu?

Menpar Sandiaga Sebut Pecinan Glodok Punya "Storynomics Tourism" yang Kuat, Apa Itu?

Megapolitan
Waspada Sesar Baribis, BPBD DKI Akan Sosialisasikan Mitigasi Gempa Bumi

Waspada Sesar Baribis, BPBD DKI Akan Sosialisasikan Mitigasi Gempa Bumi

Megapolitan
Gelar Lomba Musik, Polda Metro Ajak Musisi Jalanan Tampil di Syukuran HUT Bhayangkara

Gelar Lomba Musik, Polda Metro Ajak Musisi Jalanan Tampil di Syukuran HUT Bhayangkara

Megapolitan
UPDATE 26 Juni 2022: Ada 130 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 507 Pasien Dirawat

UPDATE 26 Juni 2022: Ada 130 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 507 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi pada 27 Juni-2 Juli 2022

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi pada 27 Juni-2 Juli 2022

Megapolitan
UPDATE 26 Juni: Tambah 52 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 366 Pasien Dirawat

UPDATE 26 Juni: Tambah 52 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 366 Pasien Dirawat

Megapolitan
Penemuan Batu Besar Bersejarah di Bekasi dan Pemindahannya yang Dianggap Bermasalah...

Penemuan Batu Besar Bersejarah di Bekasi dan Pemindahannya yang Dianggap Bermasalah...

Megapolitan
Saat Anies Pamer Hasil Kerjanya di Malam Puncak Jakarta Hajatan...

Saat Anies Pamer Hasil Kerjanya di Malam Puncak Jakarta Hajatan...

Megapolitan
Kontroversi Holywings, dari Langgar PPKM hingga Kasus Penistaan Agama

Kontroversi Holywings, dari Langgar PPKM hingga Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Polisi Terbitkan DPO Kasus Pengeroyokan di SMAN 70 Jakarta, Ini Ciri-ciri Pelaku

Polisi Terbitkan DPO Kasus Pengeroyokan di SMAN 70 Jakarta, Ini Ciri-ciri Pelaku

Megapolitan
Politisi PDI-P Minta Anies Tanggung Jawab soal Perubahan Nama Jalan di Jakarta

Politisi PDI-P Minta Anies Tanggung Jawab soal Perubahan Nama Jalan di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Saat Jakarta Terancam Gempa | Penumpang Jatuh ke Bawah Peron Saat KRL Melintas

[POPULER JABODETABEK] Saat Jakarta Terancam Gempa | Penumpang Jatuh ke Bawah Peron Saat KRL Melintas

Megapolitan
Cara Cek Lokasi Pedagang Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Per Liter di Jabodetabek

Cara Cek Lokasi Pedagang Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Per Liter di Jabodetabek

Megapolitan
UPDATE 26 Juni: Bertambah 364, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini Ada 8.522

UPDATE 26 Juni: Bertambah 364, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini Ada 8.522

Megapolitan
UPDATE 26 Juni: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.055 dalam Sehari

UPDATE 26 Juni: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.055 dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.