Polisi Sebut Bakal Amankan Ormas yang Terlibat Jasa Parkir Liar di Minimarket, Ini Syaratnya...

Kompas.com - 16/12/2021, 21:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kemayoran Iptu I Putu Novi Chandra mengatakan polisi bakal menindak ormas yang terlibat jasa parkir liar di minimarket.

Hal itu bisa dilakukan polisi bila seluruh pengusaha minimarket bersepakat untuk memasang tanda parkir gratis guna mencegah lahan parkir dikuasai juru parkir liar yang berafiliasi dengan ormas.

"Seandainya sudah sepakat minimarket seluruh Indonesia pasang tanda seperti itu, pasanglah. Ketika ada ormas pungli parkir, kita dengan dasar itu berhak mengamankan orang itu," kata Putu, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Manajemen Alfamart Akui Tak Mudah Bereskan Masalah Juru Parkir Liar di Minimarket

Imbauan itu disampaikan Putu menanggapi peristiwa terbaru terkait juru parkir liar berinisial HS yang nyaris memukuli seorang perempuan karena tak terima dibayar dengan uang koin.

Peristiwa tersebut terjadi di Alfamidi, Jalan Serdang Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/12/2021).

HS diduga hendak memukuli seorang perempuan bernama Mentari Dwi karena tak terima dibayar dengan uang koin.

Mentari menjelaskan, kejadian berawal saat dirinya bersama suami datang ke Alfamidi. Setelah selesai belanja, ia hendak pulang dan memberikan uang parkir kepada juru parkir.

"Uang kembalian dari Alfamidi saya kasih ke tukang parkir. Terus dia nolak katanya uang Rp 2.000 yang saya kasih dalam pecahan Rp 200 sebanyak 10 keping tidak laku," kata Mentari.

Baca juga: Warga Keluhkan Juru Parkir di Minimarket: Belanja Tak sampai 5 Menit, Harus Bayar Rp 2.000

Mendapat penolakan tersebut, Mentari kemudian memanggil salah satu petugas Alfamidi. Petugas itu membantu menjelaskan kepada tukang parkir tersebut bahwa uang itu laku. Namun, jukir tersebut tetap ngotot tidak mau menerima.

"Karena tetap nolak, ya akhirnya ditukar dengan uang kertas Rp 2.000. Tapi habis itu saya tetap dimaki dengan bahasa kasar, dia nyaris mukul dan berusaha narik motor," ujar karyawan swasta ini. 

Usai kejadian itu, Mentari langsung melapor ke Polsek Kemayoran. Polisi pun langsung mengamankan pelaku. Usai ditangkap, HS langsung dibawa ke Polsek Kemayoran dan telah diperiksa di sana.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.