Kompas.com - 24/12/2021, 12:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gereja Katedral, Jakarta Pusat hanya menyediakan kapasitas sebanyak 650 umat saat pelaksanaan ibadah natal di gereja tersebut.

Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta Susiana Suadi mengatakan, jumlah tersebut sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Keuskupan Agung Jakarta, yakni kapasitas 40 persen untuk pelaksanaan ibadah tatap muka.

Kapasitas tersebut telah ditingkatkan sejak Desember 2021 dari semula 20 persen mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang dinilai sudah cukup baik.

Baca juga: Jadwal Misa Natal 2021 Gereja Katedral Secara Tatap Muka dan Online

"Khusus di Katedral, 40 persen itu adalah 650 umat yang akan diterima," kata Susi saat ditemui di komplek Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (24/12/2021).

Susi mengatakan, 650 umat akan ditempatkan di tiga titik di dalam gereja. Lokasi pertama ada di dalam gereja dengan kapasitas 310 orang.

Keduai adalah aula atas yang disiapkan untuk 210 umat dan terakhir di plaza samping yakni Plaza Maria untuk 130 umat.

Susi mengatakan, agar mendapat kuota beribadah di Katedral, maka masyarakat pun harus mendaftar secara online terlebih dahulu.

Selain itu, umat yang ingin beribadah juga harus beribadah di paroki gerejanya masing-masing menyusul situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Baca juga: 100 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan Ibadah Natal di Gereja Katedral Jakarta

"Jadi tidak boleh lintas paroki. Kemudian mereka harus daftar lewat website Belarasa dari Keuskupan Agung Jakarta dan memasukkan nama atau nomor biduk," kata dia.

"Dari situ kemudian dapat QR code dan QR code itu dibawa untuk ditunjukkan dan disertai KTP kemudian dilakukan scan PeduliLindungi. Jadi beberapa lapis," kata dia.

Selain menggelar misa secara tatap muka, Gereja Katedral juga menyelenggarakan misa online atau daring yang terbuka untuk umum dan bisa diakses siapa saja.

Misa Gereja Katedral secara online bisa diikuti melalui kanal YouTube Komsos Katedral Jakarta, Komsos Keuskupan Agung Jakarta, dan Hidup TV.

Di samping itu, agar penyelenggaraan misa baik pada Malam Natal maupun Hari Natal berjalan lancar, kata dia, pihaknya sudah mempersiapkan petugas-petugas liturgi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Paruh Baya Bakar Rumah Tetangga di Penjaringan, Istri Pelaku Pernah Bertengkar dengan Ibu Korban

Pria Paruh Baya Bakar Rumah Tetangga di Penjaringan, Istri Pelaku Pernah Bertengkar dengan Ibu Korban

Megapolitan
Mediasi Gagal, Warga yang Bangun Tembok di Pulogadung Hanya Mau Bongkar 50 cm

Mediasi Gagal, Warga yang Bangun Tembok di Pulogadung Hanya Mau Bongkar 50 cm

Megapolitan
Tebet Eco Park Segera Dibuka, Pengelola Bangun 4 Fasilitas Baru

Tebet Eco Park Segera Dibuka, Pengelola Bangun 4 Fasilitas Baru

Megapolitan
Ada Pengeboran Proyek Underpass, Jalan Dewi Sartika Diberlakukan Satu Arah

Ada Pengeboran Proyek Underpass, Jalan Dewi Sartika Diberlakukan Satu Arah

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Pastikan Dugaan Kelalaian Kecelakaan Kerja di GOR Mampang

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Pastikan Dugaan Kelalaian Kecelakaan Kerja di GOR Mampang

Megapolitan
7.000 Lowongan Pekerjaan Tersedia di 'Job Fair' Mal Thamrin City

7.000 Lowongan Pekerjaan Tersedia di "Job Fair" Mal Thamrin City

Megapolitan
Positivity Rate Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Positivity Rate Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Megapolitan
BMW Ditabrak Bus Pariwisata di Tol Jagorawi, Bodi Belakang Mobil Rusak Berat

BMW Ditabrak Bus Pariwisata di Tol Jagorawi, Bodi Belakang Mobil Rusak Berat

Megapolitan
Hampir 24 Jam, 2 Bocah yang Terseret Arus Kali Bekasi Belum Ditemukan

Hampir 24 Jam, 2 Bocah yang Terseret Arus Kali Bekasi Belum Ditemukan

Megapolitan
Kronologi Santri Tewas Dianiaya di Tangerang, Diduga Berawal dari Cekcok karena Terbentur Pintu Kamar Mandi

Kronologi Santri Tewas Dianiaya di Tangerang, Diduga Berawal dari Cekcok karena Terbentur Pintu Kamar Mandi

Megapolitan
Pelapor Meminta Roy Suryo Tetap Ditahan Sampai Seluruh Proses Hukum Selesai

Pelapor Meminta Roy Suryo Tetap Ditahan Sampai Seluruh Proses Hukum Selesai

Megapolitan
Tren Kasus Covid-19 di Jakarta 2 Pekan Terakhir, Pernah Tembus 3.279

Tren Kasus Covid-19 di Jakarta 2 Pekan Terakhir, Pernah Tembus 3.279

Megapolitan
Ini Alasan Polisi Belum Tahan Selebgram Ayu Aulia meski Berstatus Tersangka Kasus Penganiayaan

Ini Alasan Polisi Belum Tahan Selebgram Ayu Aulia meski Berstatus Tersangka Kasus Penganiayaan

Megapolitan
Meski Mengaku Sakit, Ayu Aulia Tetap Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Meski Mengaku Sakit, Ayu Aulia Tetap Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Mediasi Gagal, Warga Pulogadung yang Aksesnya Ditutup Tembok Berencana Pindah Rumah

Mediasi Gagal, Warga Pulogadung yang Aksesnya Ditutup Tembok Berencana Pindah Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.