Kompas.com - 04/01/2022, 10:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial N (19) hampir menjadi korban perampokan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Awalnya, N membuat janji kencan dengan perempuan berinisial A di TPU tersebut pada Senin (3/1/2022) malam.

"Saya dari Pondok Aren (Tangerang Selatan) ke sini karena diajak ketemuan di makam. Dia bilang menunggu di depan pintu makam, akhirnya saya datang," kata N kepada wartawan, Senin malam.

Baca juga: Pengendara Motor Dikeroyok Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam di Makasar Jaktim

Keduanya pun bertemu. A kemudian meminta dibonceng naik motor masuk ke dalam makam.

Setelah masuk area makam, N justru mendapati dua orang pria menenteng dua bilah senjata tajam berjalan ke arahnya.

"Jadi pas A turun dari motor, keluar dua orang ini, bawa senjata. Saya langsung kabur teriak minta tolong ke warga. Untungnya enggak ada barang saya yang diambil," ujar N.

Warga di sekitar lokasi yang tahu kejadian tersebut bergegas mencari tiga terduga pelaku itu. A dan terduga pelaku lain, S, pun tertangkap warga. Sementara itu, satu lainnya berhasil kabur.

Baca juga: Pengemudi Mobil Tabrak Motor di Pondok Aren, Warga: Dia Tanya Sekarang Mau Bagaimana? Sambil Tenteng Pistol

A dan S kemudian digelandang ke Mapolsek Duren Sawit beserta barang bukti berupa dua bilah senjata tajam.

Kapolsek Duren Sawit Komisaris Suyud membenarkan ada kejadian dugaan perampokan dengan modus kencan itu.

"Ini masih dalam penyelidikan," ujar Suyud melalui pesan tertulis, Selasa (4/1/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Tolak Pembongkaran, Pemkot Gelar Mediasi

PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Tolak Pembongkaran, Pemkot Gelar Mediasi

Megapolitan
Aplikasi JAKI Dinilai Bukan Satu-satunya Solusi Polemik Tebet Eco Park

Aplikasi JAKI Dinilai Bukan Satu-satunya Solusi Polemik Tebet Eco Park

Megapolitan
Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi

Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi

Megapolitan
Sepekan Berlalu, Penyebab Jebolnya Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Belum Terungkap

Sepekan Berlalu, Penyebab Jebolnya Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Belum Terungkap

Megapolitan
Penculik Gadis di Sunter Positif Narkoba, Polisi Temukan Alat Hisap Sabu dan Timbangan

Penculik Gadis di Sunter Positif Narkoba, Polisi Temukan Alat Hisap Sabu dan Timbangan

Megapolitan
PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Wajibkan Masker di Ruang Terbuka

PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Wajibkan Masker di Ruang Terbuka

Megapolitan
Mes di Kembangan Disatroni Maling, 2 Ponsel dan Uang untuk Lamaran Raib

Mes di Kembangan Disatroni Maling, 2 Ponsel dan Uang untuk Lamaran Raib

Megapolitan
Lokasi Uji Emisi di Jakarta, Segera Cek Agar Bisa Perpanjang STNK

Lokasi Uji Emisi di Jakarta, Segera Cek Agar Bisa Perpanjang STNK

Megapolitan
Orangtua Pengeroyok Siswa SMAN 70 Jakarta Minta Maaf ke Keluarga Korban: Kalau Diminta Sujud, Kami Sujud

Orangtua Pengeroyok Siswa SMAN 70 Jakarta Minta Maaf ke Keluarga Korban: Kalau Diminta Sujud, Kami Sujud

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Kolaborasi dengan Pemkot Tangsel dan Bekasi Terkait Uji Emisi Kendaraan untuk Atasi Polusi

Pemprov DKI Akan Kolaborasi dengan Pemkot Tangsel dan Bekasi Terkait Uji Emisi Kendaraan untuk Atasi Polusi

Megapolitan
Meski Ditolak Warganya, Pemprov DKI Bersikeras Ganti 22 Nama Jalan di Ibu Kota

Meski Ditolak Warganya, Pemprov DKI Bersikeras Ganti 22 Nama Jalan di Ibu Kota

Megapolitan
Mengaku Polisi, Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Beraksi Pakai Mobil Pelat RFP

Mengaku Polisi, Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Beraksi Pakai Mobil Pelat RFP

Megapolitan
PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Testing dan Tracing Mengendor

PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Testing dan Tracing Mengendor

Megapolitan
Penculik Gadis di Sunter Rampas Ponsel dan Uang Korban Sebelum Minta Tebusan

Penculik Gadis di Sunter Rampas Ponsel dan Uang Korban Sebelum Minta Tebusan

Megapolitan
Polisi Ditemukan Tewas di Rumah, Kapolsek Sukmajaya Depok Sebut Meninggal karena Sakit

Polisi Ditemukan Tewas di Rumah, Kapolsek Sukmajaya Depok Sebut Meninggal karena Sakit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.