Kesaksian Korban Penipuan Yusuf Mansur, Tergiur Investasi dalam Acara Dakwah di Televisi

Kompas.com - 06/01/2022, 17:07 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Ihsanuddin

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur angkat bicara. Para korban memberi kesaksian dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (6/1/2022).

Total ada sebanyak 12 orang diduga menjadi korban ingkar janji alias wanprestasi oleh Yusuf Mansur terkait dana investasi uang patungan usaha hotel serta apartemen haji dan umrah. Para korban kemudian mengajukan gugatan perdata dan sidang perdananya digelar pada hari ini.

Dari total 12 korban, ada tiga orang yang menghadiri persidangan. Ketiganya adalah Atika dari Garut, Jawa Barat; Lilik dari Boyolali, Jawa Tengah; dan Eli dari Malang, Jawa Timur.

Baca juga: Digugat ke PN Tangerang, Ustaz Yusuf Mansur dkk Diduga Tak Cairkan Hasil Investasi Usaha Hotel

Lilik menceritakan awal mula dia tertarik untuk investasi pembangunan hotel serta apartemen haji dan umrah yang dicetuskan Ustaz Yusuf Mansur. Pada 2013, Lilik melihat acara dakwah Ustaz Yusuf Mansur di salah satu stasiun televisi swasta yang membahas soal investasi itu.

"Kalau ingat ini saya sakit hati. Awalnya kan Yusuf Mansur itu bilang mau membangun Indonesia, mau bikin hotel yang nanti fungsinya untuk transitnya para jemaah haji, terus juga transitnya para wali santri yang nyantri di tempatnya," kata Lilik seusai persidangan, Kamis.

Karena tertarik dengan investasi itu, Lilik menghubungi nomor yang tertera dalam acara dakwah itu. Nomor itu memang ditampilkan untuk mereka yang tertarik berinvestasi di hotel serta apartemen haji dan umrah tersebut.

Seusai mendapatkan nomor rekening dari orang yang dihubunginya lewat nomor itu, Lilik mentransfer uang sekitar Rp 12 juta. Uang belasan juta rupiah itu berasal dari dana pemotongan hubungan kerjanya (PHK).

"Akhirnya saya ikut. Saya transfer waktu itu antara bulan Mei/Juni tahun 2013, itu dari uang PHK saya," katanya sembari menangis.

Baca juga: Menangis, Korban Wanprestasi Yusuf Mansur Cs: Saya Investasi Pakai Uang PHK, Sakit Hati kalau Ingat Ini

 

Seusai mentransfer, Lilik mendapatkan sertifikat kepesertaan. Dalam sertifikat itu dijelaskan bahwa Lilik bakal mendapatkan keuntungan sebesar 8 persen per tahun.

Selain itu, sebagai investor, Lilik disebut berhak untuk menginap di hotel dan apartemen haji/umrah itu selama 12 hari dalam satu tahun. Hotel dan apartemen itu kini diberi nama Hotel Siti yang terletak di Kota Tangerang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Pria Dalam Karung Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Polisi Duga Korban Dibuang

Mayat Pria Dalam Karung Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Polisi Duga Korban Dibuang

Megapolitan
Izin Usaha 12 Outlet Holywings Dicabut, Apakah Bisa Beroperasi Lagi?

Izin Usaha 12 Outlet Holywings Dicabut, Apakah Bisa Beroperasi Lagi?

Megapolitan
Holywings Disegel Pemprov DKI, Manajemennya Sebut Belum Ada 'Update' Info

Holywings Disegel Pemprov DKI, Manajemennya Sebut Belum Ada "Update" Info

Megapolitan
Demo RKUHP di Gedung DPR/MPR RI, BEM UI Kerahkan 250 Massa Aksi

Demo RKUHP di Gedung DPR/MPR RI, BEM UI Kerahkan 250 Massa Aksi

Megapolitan
29 Ternak di Tangerang Dipotong Paksa akibat PMK, Pemkot Sebut Dagingnya Masih Bisa Dikonsumsi

29 Ternak di Tangerang Dipotong Paksa akibat PMK, Pemkot Sebut Dagingnya Masih Bisa Dikonsumsi

Megapolitan
Polda Metro Lakukan Penyelidikan Maraton 3 Laporan Dugaan Penistaan Agama yang Menyeret Roy Suryo

Polda Metro Lakukan Penyelidikan Maraton 3 Laporan Dugaan Penistaan Agama yang Menyeret Roy Suryo

Megapolitan
825 Ternak di Kota Tangerang Terjangkit PMK, 3 Ekor di Antaranya Mati

825 Ternak di Kota Tangerang Terjangkit PMK, 3 Ekor di Antaranya Mati

Megapolitan
Hari Ini, Polda Metro Tentukan Status Roy Suryo dalam Kasus Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Hari Ini, Polda Metro Tentukan Status Roy Suryo dalam Kasus Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Megapolitan
Penjual Buang Kotoran Hewan Kurban ke Saluran Air dan Bikin Mampet, Air Got Masuk Halaman Rumah Warga

Penjual Buang Kotoran Hewan Kurban ke Saluran Air dan Bikin Mampet, Air Got Masuk Halaman Rumah Warga

Megapolitan
Mayat Pria Dalam Karung Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Mayat Pria Dalam Karung Ditemukan di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Pemprov DKI Baru Cek Izin Holywings Usai Ramai Kasus Penistaan Agama

Pemprov DKI Baru Cek Izin Holywings Usai Ramai Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Kegiatan Olahraga dan Konser Musik Akan Meriahkan Grand Launching JIS pada Juli 2022

Kegiatan Olahraga dan Konser Musik Akan Meriahkan Grand Launching JIS pada Juli 2022

Megapolitan
Dompet Tercemplung, Warga Panggil Damkar untuk Bongkar Tutup Selokan di Depan Pasar Kelapa Gading

Dompet Tercemplung, Warga Panggil Damkar untuk Bongkar Tutup Selokan di Depan Pasar Kelapa Gading

Megapolitan
Satpol PP Segel Holywings Tanjung Duren: Operasionalnya Tak Sesuai Perizinan

Satpol PP Segel Holywings Tanjung Duren: Operasionalnya Tak Sesuai Perizinan

Megapolitan
Laporan Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo di Bareskrim Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Laporan Dugaan Penistaan Agama oleh Roy Suryo di Bareskrim Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.