Kompas.com - 18/01/2022, 11:40 WIB
Dalam foto yang dirilis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ini, petugas polisi memeriksa sel-sel yang rusak setelah kebakaran di Penjara Tangerang di Tangerang, Indonesia, Rabu, 8 September 2021. KEMENTERIAN HUKUM dan HAM via APDalam foto yang dirilis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ini, petugas polisi memeriksa sel-sel yang rusak setelah kebakaran di Penjara Tangerang di Tangerang, Indonesia, Rabu, 8 September 2021.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Sidang perdana kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang bakal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, pada Kamis (18/1/2022).

Sebagaimana diketahui, Lapas Kelas I Tangerang di Kota Tangerang mengalami kebakaran hebat pada 8 September 2021. Akibat kebakaran itu, 49 narapidana tewas.

Adapun jadwal sidang pidana empat terdakwa dalam kasus itu disampaikan Humas PN Tangerang Arif Budi Cahyono.

"Sesuai jadwal, (sidang) jam 13.00 WIB siang," ujarnya kepada awak media, Selasa.

Baca juga: PPKM Jakarta Tak Naik Level meskipun Jadi Pusat Omicron

Empat terdakwa yang rencananya akan dihadirkan secara langsung adalah Suparto, Rusmanto, Yoga Wido Nugroho, dan Panahatan Butar Butar.

Berdasarkan catatan Kompas.com, keempatnya adalah petugas Lapas Kelas I Tangerang.

6 tersangka kasus kebakaran

Polisi sebenarnya menetapkan enam tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Tangerang.

Selain empat orang yang akan menjalani sidang hari ini, ada dua tersangka lain, yakni JMN dan RS. JMN adalah seorang narapidana di Lapas Tangerang, sedangkan RS adalah petugas lapas.

Namun, hingga kini belum ada informasi soal persidangan JMN dan RS.

Kebakaran yang tewaskan 49 napi

Kebakaran Lapas Tangerang mulanya terjadi di Blok C yang merupakan hunian untuk narapidana kasus narkoba pada 8 September 2021 pagi.

Blok C itu ditempati 122 warga binaan.

Dari 122 narapidana, sebanyak 40 narapidana tewas di lapas, satu narapidana tewas di ambulans, dan delapan narapidana tewas di RSUD Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, saat menjalani perawatan medis.

Sementara itu, puluhan narapidana lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Anggota TNI AD Meninggal Ditusuk: Polisi Tetapkan 1 Tersangka, Puspom TNI Turun Tangan

Dari 49 napi yang tewas, satu orang merupakan narapidana kasus pembunuhan, satu orang narapidana kasus terorisme, dan sisanya narapidana kasus narkoba.

Di antara mereka yang tewas, ada dua warga negara asing dan sisanya warga negara Indonesia.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, berdasarkan penyelidikan, kebakaran di lapas itu terjadi akibat korsleting atau arus pendek.

"Kalau kita dulu pernah belajar itu kuatnya arus itu voltase dibagi dengan hambatan. Hambatannya tidak mencukupi, sehingga arus tidak terkendali," kata Tubagus, 29 September 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.