Kompas.com - 20/01/2022, 09:00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mengeksekusi Koko Sandoza Fritz Gerald tersangka tindak pidana korupsi PT Bank Mandiri Cabang Jakarta Prapatan tahun 2002.

Bima Suprayoga Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mengatakan kerugian negara ditaksir mencapai Rp 120 miliar akibat korupsi yang dilakukan oleh Koko Sandoza Fritz Gerald.

"Menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 120 miliar," kata Bima di kantor Kejari Jakpus, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Bank Mandiri Rp 120 Milliar Ditangkap di Surabaya

Nama Koko Sandoza Fritz Gerald masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2006. Dia ditangkap di Surabaya, Jawa Timur pada Selasa 18 Januari 2022 pukul 23.20 WIB oleh Tim Tabur (Tangkap Buron) dan Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Setelah berhasil diamankan, pada Rabu 19 Januari 2022 pukul 16.00 WIB, Koko Sandoza Fritz Gerald dibawa menuju Jakarta menggunakan pesawat untuk dieksekusi Tim Jaksa Eksekutor.

Berdasarkan keterangan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Koko Sandoza Fritz Gerald melakukan tindak pidana korupsi di PT Bank Mandiri Cabang Prapatan, Jakarta Pusat pada tahun 2002 bersama dengan empat orang lainnya.

Baca juga: Tim Gabungan Amankan Buron Kasus Korupsi Bank Mandiri Yakub Arupalakka

"Bersama-sama dengan terpidana lain pada saat itu, ada terpidana Alexander J Parengkuan, Ir Aryo Santigi Budihanto, Ahmad Riyadi, Harianto Brasali terbukti bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi," ujar Bima.

Terpidana Koko Sandoza Fritz Gerald dinyatakan melakukan tindak pidana korupsi dan melanggar UU Pemberantasan Korupsi Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1568/PID/2005 tanggal 30 Januari 2006, dengan menghukum kurungan penjara selama empat tahun penjara di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat dan denda sebesar Rp 200 juta, jika tidak dibayar akan diganti dengan kurungan selama enam bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak-anak Antusias Bermain 'Flying Fox' Gratis di Monas meski Antre Panjang...

Saat Anak-anak Antusias Bermain "Flying Fox" Gratis di Monas meski Antre Panjang...

Megapolitan
Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main 'Flying Fox' dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main "Flying Fox" dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Megapolitan
Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Megapolitan
Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Megapolitan
Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Megapolitan
Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Megapolitan
Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Megapolitan
Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Megapolitan
Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming' di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer "Gaming" di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Megapolitan
Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Megapolitan
Curi 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming', Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Curi 30 Ponsel dan Komputer "Gaming", Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Megapolitan
Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Megapolitan
Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.