Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wali Kota Tangerang Sebut Pemerintah Pusat Tak Lagi Periksa Varian Virus Corona pada Pasien

Kompas.com - 27/01/2022, 15:08 WIB
Muhammad Naufal,
Ivany Atina Arbi

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut, Pemerintah Pusat tak lagi melakukan pemeriksaan atas varian-varian virus Covid-19 saat ini.

Pemerintah Pusat sebelumnya diketahui memeriksa varian virus Covid-19 berdasar kansample yang diambil dari pasien Covid-19.

"Saat ini Pemerintah Pusat tidak lagi (lakukan) pemeriksaan jenis Covid-19," sebutnya saat disinggung soal berapa jumlah pasien Omicron di Kota Tangerang, Kamis (27/1/2022).

Arief mengaku mengetahui kebijakan baru tersebut dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca juga: Perhimpunan Guru Minta Dinkes DKI Gencar Lakukan Tes Covid-19 Selama PTM 100 Persen

"Tadi juga disampaikan oleh Pak Menteri Perindustrian, sudah ada kebijakan," ujar dia.

"Jadi apa pun varian Covid-19-nya, mereka (pasien) Covid-19," sambungnya.

Arief sebelumnya mengakui bahwa kasus harian Covid-19 di wilayahnya melonjak.

Dia menduga lonjakan tersebut dipicu penyebaran virus corona varian Omicron. Omicron merupakan varian baru virus Corona yang diyakini lebih cepat menular dibandingkan varian yang ada sebelumnya.

Baca juga: Perhimpunan Pendidikan dan Guru: Kami Mohon Pak Anies, Hentikan PTM 100 Persen

Atas dugaan itu, Arief mengatakan bahwa kini banyak pasien Covid-19 di wilayahnya yang berstatus suspek Omicron.

"Sekarang kalau kita lihat lonjakannya (kasus Covid-19), kalau tanda-tanda Omicron kan penyebarannya cepat, nah bisa jadi ini suspek Omicron," paparnya, Rabu (26/1/2022).

Di sisi lain, Arief sebenarnya tak mengetahui secara pasti jumlah warga Kota Tangerang yang terpapar Omicron saat ini.

Berdasarkan data yang diterimanya, politikus Demokrat itu mengetahui ada lima warga Kota Tangerang terkonfirmasi positif Omicron. Jumlah tersebut terungkap pada Jumat pekan lalu.

"Terakhir kita dapat data cuma lima pasien Omicron," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Megapolitan
Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Megapolitan
Tak Kuat Menahan Beban, Kurir Tahu Terjatuh dari Motor Saat Terobos Banjir di Cibubur

Tak Kuat Menahan Beban, Kurir Tahu Terjatuh dari Motor Saat Terobos Banjir di Cibubur

Megapolitan
Viral Pemuda Curi Pembatas Jalan di Kawasan Ragunan

Viral Pemuda Curi Pembatas Jalan di Kawasan Ragunan

Megapolitan
Damkar Jaktim Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3 Meter yang Sembunyi di Paralon

Damkar Jaktim Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3 Meter yang Sembunyi di Paralon

Megapolitan
Menjajal Wahana Rumah Hantu Baru di Kota Tua, Konsepnya Gudang Zaman Belanda...

Menjajal Wahana Rumah Hantu Baru di Kota Tua, Konsepnya Gudang Zaman Belanda...

Megapolitan
Besok Puslabfor Olah TKP di Toko Saudara Frame, Polisi Sedot Air yang Menggenang di “Basement”

Besok Puslabfor Olah TKP di Toko Saudara Frame, Polisi Sedot Air yang Menggenang di “Basement”

Megapolitan
Wanita yang Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading Sempat Mengeluh Sakit ke Temannya

Wanita yang Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading Sempat Mengeluh Sakit ke Temannya

Megapolitan
5 Oknum Polisi Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba

5 Oknum Polisi Ditangkap karena Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Belasan Motor Mogok akibat Nekat Menerobos Banjir di Jalan Raya Jambore Cibubur

Belasan Motor Mogok akibat Nekat Menerobos Banjir di Jalan Raya Jambore Cibubur

Megapolitan
Jalan Raya Jambore Cibubur Banjir 30 Cm, Arus Lalin Sempat Dialihkan

Jalan Raya Jambore Cibubur Banjir 30 Cm, Arus Lalin Sempat Dialihkan

Megapolitan
Saksi Sebut Kamar Tempat Wanita Ditemukan Tewas di Kelapa Gading Dikunci dari Dalam

Saksi Sebut Kamar Tempat Wanita Ditemukan Tewas di Kelapa Gading Dikunci dari Dalam

Megapolitan
Ibu Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Sempat Merasa Lemas dan Kepanasan Sebelum Anaknya Tewas

Ibu Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Sempat Merasa Lemas dan Kepanasan Sebelum Anaknya Tewas

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com