Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/02/2022, 13:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan razia rutin di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (4/2/2022).

Dalam penggerebekan itu, satu pengguna narkoba tertangkap tangan memiliki tiga buah paket kecil narkoba jenis sabu. Selain itu, polisi juga menemukan dua paket serupa di sebuah kamar indekos lain tanpa pemiliknya.

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, ada kemungkinan penghuni indekos tersebut melarikan diri sebelum razia.

"Ada kemungkinan melarikan diri. Karena razia sudah biasa dilakukan, sehingga mereka cepat sekali dalam melarikan diri," kata Dodi saat dikonfirmasi, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Pemilik Kos di Palmerah Duduk Santai Saat Polisi Razia Narkoba: Sudah Enggak Kaget Lagi

Dodi pun mengakui, ada sejumlah kesulitan dalam melakukan operasi di Kampung Boncos. Sebab, terdapat banyak jalan kecil yang memudahkan pelaku untuk melarikan diri.

"Jalan melarikan diri sangat banyak, jalan-jalan kecilnya banyak, jalan melarikan dirri cukup banyak," imbuh Dodi.

Selain itu, ia pun mencurigai adanya kebocoran informasi terkait razia narkoba tersebut.

"Memang saya mencurigai kalau operasi ini bocor ya. Karena ada beberapa target operasi yang sudah kita siapkan, tapi saat dirazia sudah kosong (indekosnya). Sekarang sudah kabur," kata dia.

Baca juga: Razia Kampung Boncos, Polisi Temukan 5 Paket Kecil Narkoba

Meski menghadapi sejumlah kendala, dalam razia tersebut polisi berhasil mengamankan total 5 paket kecil narkoba jenis sabu. Narkoba itu didapatkan di dua lokasi dari 20 kamar indekos yang dirazia. Pihaknya juga menemukan sebuah alah hisap sabu.

Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial M yang diduga sebagai pemilik dari 3 paket sabu.

Ia pun menyebut akan menyelidiki lebih jauh temuan-temuan kasus tersebut. Ke depannya, polisi berencana akan memperketat pengamanan di lingkungan kampung dan melakukan edukasi kepada warga-warga di sana.

"Antisipasi ke depan, kami bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan edukasi di sini," pungkas Dodi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadishub DKI Jakarta Janji Transportasi Online Tak Dikenakan Tarif ERP di Jakarta

Kadishub DKI Jakarta Janji Transportasi Online Tak Dikenakan Tarif ERP di Jakarta

Megapolitan
Saksi Sebut 2 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Orangtua AKBP Dody

Saksi Sebut 2 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Orangtua AKBP Dody

Megapolitan
Viral Video Murid Bentak Guru di SMK Pustek Serpong, Ini Duduk Perkaranya

Viral Video Murid Bentak Guru di SMK Pustek Serpong, Ini Duduk Perkaranya

Megapolitan
Bripda Haris Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi 'Online' Akan Dipecat

Bripda Haris Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi "Online" Akan Dipecat

Megapolitan
Kritik Wali Kota Gusur SDN Pondok Cina 1 karena di Pinggir Jalan, Orangtua: Kalau Bahaya, Kan Bisa Bikin JPO...

Kritik Wali Kota Gusur SDN Pondok Cina 1 karena di Pinggir Jalan, Orangtua: Kalau Bahaya, Kan Bisa Bikin JPO...

Megapolitan
Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi 'Online' di Depok Usai Bebas dari Tahanan Patsus

Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi "Online" di Depok Usai Bebas dari Tahanan Patsus

Megapolitan
Kadishub DKI Jakarta Temui Massa Ojol Penolak ERP di Balai Kota

Kadishub DKI Jakarta Temui Massa Ojol Penolak ERP di Balai Kota

Megapolitan
Bripda HS Bunuh Sopir Taksi 'Online' di Depok, Apa Saja Tugas dan Fungsi Anggota Densus 88 Antiteror?

Bripda HS Bunuh Sopir Taksi "Online" di Depok, Apa Saja Tugas dan Fungsi Anggota Densus 88 Antiteror?

Megapolitan
Pemabuk Amuk Warung di Jatinegara, Pemilik Warung: Saya Bingung Salah Apa

Pemabuk Amuk Warung di Jatinegara, Pemilik Warung: Saya Bingung Salah Apa

Megapolitan
Tutup Akses Tol Jatikarya, Ahli Waris: Kami Bakar Ban di Tanah Kami

Tutup Akses Tol Jatikarya, Ahli Waris: Kami Bakar Ban di Tanah Kami

Megapolitan
27 U-turn di Jakarta Bakal Ditutup untuk Atasi Kemacetan, Ini Lokasinya...

27 U-turn di Jakarta Bakal Ditutup untuk Atasi Kemacetan, Ini Lokasinya...

Megapolitan
Dalam Sidang, Saksi Ungkap Kronologi Penangkapan 3 Anak Buah Teddy Minahasa

Dalam Sidang, Saksi Ungkap Kronologi Penangkapan 3 Anak Buah Teddy Minahasa

Megapolitan
Izin Operasi Sudah Dicabut, 375 Angkot di Depok Masih Nekat Angkut Penumpang

Izin Operasi Sudah Dicabut, 375 Angkot di Depok Masih Nekat Angkut Penumpang

Megapolitan
Polda Metro Selidiki Penyalahgunaan Pelat Dinas Polri oleh Pengemudi Fortuner Penabrak Motor di Rawamangun

Polda Metro Selidiki Penyalahgunaan Pelat Dinas Polri oleh Pengemudi Fortuner Penabrak Motor di Rawamangun

Megapolitan
Bripda HS Bunuh Sopir Taksi 'Online' karena Masalah Ekonomi, Berapa Gaji Anggota Densus 88?

Bripda HS Bunuh Sopir Taksi "Online" karena Masalah Ekonomi, Berapa Gaji Anggota Densus 88?

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.