Kompas.com - 06/02/2022, 17:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan peningkatan keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) di DKI Jakarta.

Menurut Riza, RS di DKI Jakarta masih mampu menampung pasien Covid-19 sampai angka 11.000. Saat ini, jumlah pasien Covid-19 di Jakarta sudah mencapai angka 5.737.

"Dulu di Juni-Juli 2021 kita pernah mencapai 11.500," kata Riza di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (6/2/2022).

"Jadi tidak usah khawatir DKI Jakarta memiliki cukup banyak fasilitas," lanjut dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, tingkat keterisian ruangan intensive care unit (ICU) juga bisa terus ditambah sampai angka 1.500.

Baca juga: Anies Usul ke Luhut Agar Status PPKM Jakarta Naik ke Level 3 di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

"Jadi tidak (usah) khawatir. Kami akan terus meningkatkan berbagai fasilitas, sarana prasarana rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, obat-obatan, oksigen vitamin, APD masker dan sebagainya. Tidak usah khawatir," ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan kinerja dari Satgas Covid-19 hingga ke tingkat paling bawah.

Pihaknya juga akan menurunkan aparat penegak hukum untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes), dan terus meningkatkan testing, tracing serta treatment (3T).

"Jadi kami kami minta dukungan warga tetap berada di rumah, kemudian laksanakan protokol kesehatan 5M dengan patuh taat disiplin bertanggung jawab," ungkapnya.

Baca juga: Jumlah Evakuasi Pasien Covid-19 Meningkat 8 hingga 9 Kali Lipat

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa Polisi, Baim Wong dan Paula Ungkap Alasan Bikin Prank Laporan KDRT

Diperiksa Polisi, Baim Wong dan Paula Ungkap Alasan Bikin Prank Laporan KDRT

Megapolitan
Kapolda Metro Perintahkan Tim Presisi 'Sikat' Begal hingga Geng Motor di Bekasi

Kapolda Metro Perintahkan Tim Presisi "Sikat" Begal hingga Geng Motor di Bekasi

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Kematian ke Keluarga Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

Pemkot Depok Beri Santunan Kematian ke Keluarga Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

Megapolitan
Incar Penjahat Jalanan, Tim Perintis Presisi Bakal Sering Patroli Malam Hari

Incar Penjahat Jalanan, Tim Perintis Presisi Bakal Sering Patroli Malam Hari

Megapolitan
Warga Kampung Gembira Gembrong: 5 Bulan Derita Ini Sudah Berubah, Kami Sudah Memiliki Rumah

Warga Kampung Gembira Gembrong: 5 Bulan Derita Ini Sudah Berubah, Kami Sudah Memiliki Rumah

Megapolitan
Sebelum Lengser, Anies-Riza Sempatkan Diri Menengok Ruang Wartawan Balai Kota DKI

Sebelum Lengser, Anies-Riza Sempatkan Diri Menengok Ruang Wartawan Balai Kota DKI

Megapolitan
Heru Budi Hartono Ditetapkan Menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Heru Budi Hartono Ditetapkan Menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Keseharian Adnan Efendi, Korban Runtuhnya Tembok MTsN 19 di Mata Keluarga

Keseharian Adnan Efendi, Korban Runtuhnya Tembok MTsN 19 di Mata Keluarga

Megapolitan
Bos Indomaret Tewas Ditabrak Truk di BSD, Pihak Keluarga dan Penabrak Tempuh Jalan Kekeluargaan

Bos Indomaret Tewas Ditabrak Truk di BSD, Pihak Keluarga dan Penabrak Tempuh Jalan Kekeluargaan

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Kegiatan Rohani Kristen, Ini Penjelasan Kepala SMAN 2 Depok

Bantah Diskriminasi Kegiatan Rohani Kristen, Ini Penjelasan Kepala SMAN 2 Depok

Megapolitan
Pemkot Jakpus Siagakan 95 Pompa Stasioner dan 23 Rumah Pompa untuk Antisipasi Banjir

Pemkot Jakpus Siagakan 95 Pompa Stasioner dan 23 Rumah Pompa untuk Antisipasi Banjir

Megapolitan
Cerita Ayla Saksikan Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh Tewaskan 3 Temannya, Tinggalkan Trauma Mendalam

Cerita Ayla Saksikan Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh Tewaskan 3 Temannya, Tinggalkan Trauma Mendalam

Megapolitan
Pamit ke Warga Kampung Gembira Gembrong Jelang Lengser, Anies: Kapan-kapan Saya Main ke Sini Ya

Pamit ke Warga Kampung Gembira Gembrong Jelang Lengser, Anies: Kapan-kapan Saya Main ke Sini Ya

Megapolitan
Datangi Mapolres Jaksel, Baim Wong dan Paula Diperiksa Terkait 'Prank' Laporan KDRT

Datangi Mapolres Jaksel, Baim Wong dan Paula Diperiksa Terkait "Prank" Laporan KDRT

Megapolitan
Siswa MTsN 19 yang Saksikan Rekannya Tewas Dinilai Butuh Bantuan Psikologis

Siswa MTsN 19 yang Saksikan Rekannya Tewas Dinilai Butuh Bantuan Psikologis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.