Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tengok Kondisi Mobil yang Ditumpangi AKP Novandi saat Kecelakaan, Gubernur Kaltara Usap Bangku, Mata Berkaca-kaca

Kompas.com - 10/02/2022, 16:47 WIB
Reza Agustian,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Faliwang menengok kondisi mobil yang ditumpangi AKP Novandi Arya Kharisma usai kecelakaan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Kamis (10/2/2022) saat melihat mobil sedan Camry itu, mulut Zainal nampak bergerak seperti sedang berdoa.

Saat menengok mobil bekas kecelakaan itu, Zainal hanya menunduk sambil mengusap bangku yang diduduki oleh AKP Novandi Arya Kharisma di sisi kiri depan mobil.

Baca juga: Datangi Polres Metro Jakpus, Gubernur Kaltara Tengok Kondisi Mobil yang Ditumpangi AKP Novandi saat Kecelakaan

Selain itu, mata Zainal berkaca-kaca seperti hendak menangis saat melihat kondisi mobil yang hangus terbakar.

Zainal Arifin Faliwang mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk melihat kondisi mobil yang ditumpangi anaknya, AKP Novandi Arya Kharisma bersama kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai kecelakaan.

Zainal tiba di Polres Metro Jakarta Pusat pukul 13.17 WIB dan langsung berjalan menuju kiri depan mobil yang ditempati oleh Novandi saat kecelakaan.

Zainal ditemani oleh Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta saat mengamati mobil Toyota Camry Hitam yang terbakar hebat pada insiden kecelakaan tersebut.

Baca juga: Profil AKP Novandi Arya, Putra Gubernur Kaltara yang Tewas Kecelakaan Bersama Kader PSI Fatimah

Setelah mengamati kondisi mobil, Zainal langsung pergi meninggalkan Polres Metro Jakarta Pusat tanpa mengeluarkan kata sedikit pun kepada awak media yang juga berada di lokasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Megapolitan
Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Megapolitan
Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

Megapolitan
Diduga Joging Pakai 'Headset', Seorang Pria Tertabrak Kereta di Grogol

Diduga Joging Pakai "Headset", Seorang Pria Tertabrak Kereta di Grogol

Megapolitan
Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Megapolitan
Anies Bakal 'Kembalikan Jakarta ke Relnya', Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Anies Bakal "Kembalikan Jakarta ke Relnya", Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Megapolitan
Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Megapolitan
Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Megapolitan
SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

Megapolitan
Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Megapolitan
Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Megapolitan
Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com