Kompas.com - 11/02/2022, 18:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons indeks dan peringkat kemacetan di Ibu Kota yang terus menurun.

Riza berharap, indeks dan peringkat mengalami penurunan bukan karena pandemi Covid-19.

"Kalau kemacetan menurun mudah-mudahan bukan karena pandemi. Artinya kita berhasil mengintegrasikan transportasi publik di Jakarta," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jumat (11/2/2022).

Lebih lanjut, Riza menyebut bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya transportasi publik.

Baca juga: Indeks Kemacetan Jakarta Terus Turun, Pemprov DKI Beberkan Lima Jurusnya

"Artinya masyarakat sudah memahami betapa pentingnya kita berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi publik," kata Riza.

Berdasarkan data Tomtom Traffic Index 2021, Jakarta menempati peringkat ke-46 dari 404 kota yang diukur, dengan indeks kemacetan 34 persen.

Pada 2020, Jakarta menempati peringkat ke-31 dengan indeks 36 persen.

Tahun sebelumnya menempati peringkat ke-10 dengan indeks 53 persen. Kemudian, pada 2018 menempati peringkat ketujuh dengan indeks 53 persen.

Baca juga: Rugi Rp 65 Triliun Per Tahun Akibat Macet, Solusinya Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, indeks kemacetan di Jakarta yang konsisten turun merupakan kabar baik yang patut disyukuri.

"Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemprov Jakarta. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jakarta yang mendukung berbagai upaya pemprov dalam mengatasi kemacetan di Jakarta," kata Syafrin dalam keterangannya, Jumat (11/2/2022).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berinisiatif Temui Massa Buruh, 4 Perwakilan DPD RI Ditolak dan Dilarang Naik Mobil Komando

Berinisiatif Temui Massa Buruh, 4 Perwakilan DPD RI Ditolak dan Dilarang Naik Mobil Komando

Megapolitan
Polisi Selidiki Pencurian Uang Rp 44 Juta di 'Pet Shop' Ciracas, Pelakunya Diduga Karyawan

Polisi Selidiki Pencurian Uang Rp 44 Juta di "Pet Shop" Ciracas, Pelakunya Diduga Karyawan

Megapolitan
Selain Buruh, Mahasiswa Juga Demo di Depan Gedung DPR Terkait UU Cipta Kerja

Selain Buruh, Mahasiswa Juga Demo di Depan Gedung DPR Terkait UU Cipta Kerja

Megapolitan
Diresmikan Ridwan Kamil Pekan Lalu, Panggung Apung Situ Rawa Kalong Belum Dapat Diakses

Diresmikan Ridwan Kamil Pekan Lalu, Panggung Apung Situ Rawa Kalong Belum Dapat Diakses

Megapolitan
Petugas PPSU Aniaya Pacar, Korban Enggan Bikin Laporan Polisi: Itu Calon Suami Saya

Petugas PPSU Aniaya Pacar, Korban Enggan Bikin Laporan Polisi: Itu Calon Suami Saya

Megapolitan
10 Sekolah Negeri di Jakarta Diduga Intoleran, Paksa Pakai Jilbab hingga Larang Pilih Ketua OSIS Nonmuslim

10 Sekolah Negeri di Jakarta Diduga Intoleran, Paksa Pakai Jilbab hingga Larang Pilih Ketua OSIS Nonmuslim

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Megapolitan
HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba 'Urban Farming' hingga Kebersihan Lingkungan

HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba "Urban Farming" hingga Kebersihan Lingkungan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Jayanti Tangerang, Diduga Tenggelam

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Jayanti Tangerang, Diduga Tenggelam

Megapolitan
Pembangunan Rampung, Jembatan Antilope yang Baru Diuji Coba Rabu Sore Ini

Pembangunan Rampung, Jembatan Antilope yang Baru Diuji Coba Rabu Sore Ini

Megapolitan
Terjebak Kerumunan Pedemo di DPR, Pengendara Motor Terobos dan Lindas Tanaman di Flyover Ladokgi

Terjebak Kerumunan Pedemo di DPR, Pengendara Motor Terobos dan Lindas Tanaman di Flyover Ladokgi

Megapolitan
Serikat Ojol Ikut Demo di Gedung DPR: Lelah jadi 'Sapi Perah' Aplikator

Serikat Ojol Ikut Demo di Gedung DPR: Lelah jadi 'Sapi Perah' Aplikator

Megapolitan
Anies: Jika Lihat Tindak Kekerasan, Usahakan Langsung Cegah atau Lapor Pihak Berwenang

Anies: Jika Lihat Tindak Kekerasan, Usahakan Langsung Cegah atau Lapor Pihak Berwenang

Megapolitan
Demo Tolak UU Cipta Kerja, Massa Buruh Panjat Gerbang Utama DPR/MPR RI

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Massa Buruh Panjat Gerbang Utama DPR/MPR RI

Megapolitan
Sidang Kasus Pengeroyokan Ade Armando Kembali Digelar, 6 Terdakwa Akan Berikan Keterangan

Sidang Kasus Pengeroyokan Ade Armando Kembali Digelar, 6 Terdakwa Akan Berikan Keterangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.