Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dibacok Saat Transaksi Jual HP, Seorang Pemuda di Tanjung Priok Kehilangan 2 Jari

Kompas.com - 17/02/2022, 17:25 WIB
Deti Mega Purnamasari,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial IT harus kehilangan dua jarinya saat akan bertransaksi dengan pembeli HP yang dijualnya secara online di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tidak hanya kehilangan jarinya, korban juga mengalami luka bacok di punggung.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ricky Pranata Vivaldi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bahari pada Jumat (17/2/2022) sekitar pukul 03.30 WIB yang diawali dengan janji bertemu antara korban dan pelaku sebagai pembeli HP.

Baca juga: DPRD DKI Minta Anies Segera Laksanakan Putusan PTUN Jakarta soal Pengerukan Kali Mampang

"Korban mengalami luka bacok di punggung dan jari telunjuk serta jari tengahnya putus. Kerugiannya dua unit ponsel," kata Ricky, Jumat.

Ricky mengatakan, korban menjual ponselnya melalui media sosial dan pelaku berminat membeli barang jualannya itu.

Pada hari transaksi, pelaku memberikan titik lokasi kepada korban sebagai tempat bertemu, yakni di Kampung Bahari.

Rencananya, transaksi akan dilakukan secara cash on delivery (COD).

"Korban menjual HP dengan cara COD. Kemudian dia dapat share location dari pelaku untuk ketemuan di Kampung Bahari," kata Ricky.

Baca juga: 28 Tempat Usaha di Jakpus Langgar Aturan PPKM Level 3, Kebanyakan Tak Gunakan PeduliLindungi

Saat tiba di lokasi, korban ternyata turut ditemui dua orang lainnya yang menjadi rekan calon pembelinya itu.

Salah satu di antaranya kemudian meminta korban menyerahkan barang yang dijualnya untuk dicek kondisinya.

Kemudian, segerombolan orang lainnya tiba-tiba muncul sambil membawa senjata tajam berupa celurit.

Menurut Ricky, ada 4 orang pelaku yang membawa senjata tajam dan mengejar korban.

"Saat itu korban terjatuh dan dibacok menggunakan celurit," kata dia.

Baca juga: Tanggul Kembali Jebol, Perumahan Pondok Gede Permai Terendam Banjir

Akibatnya, korban mengalami luka bacok dan jarinya putus. Selain itu, ponsel yang dibawa korban juga turut dibawa kabur pelaku.

Saat ini, polisi masih mengejar para pelaku yang melarikan diri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perwakilan Kapolri-Kapolda Tak Bawa Surat Legalitas, Sidang Praperadilan Menantu Aniaya Mertua Kembali Ditunda

Perwakilan Kapolri-Kapolda Tak Bawa Surat Legalitas, Sidang Praperadilan Menantu Aniaya Mertua Kembali Ditunda

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 20 Juni 2024, dan Besok: Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 20 Juni 2024, dan Besok: Siang Ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Porsche Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas | Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

[POPULER JABODETABEK] Porsche Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas | Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

Megapolitan
Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Megapolitan
Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Megapolitan
Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Megapolitan
Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Megapolitan
Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Megapolitan
Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Megapolitan
PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

Megapolitan
Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Megapolitan
Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com