Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

342 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di 4 Wilayah Kota Depok, Kemensos Salurkan Bantuan Tanggap Bencana

Kompas.com - 19/02/2022, 09:53 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Depok mencatat ada empat wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Kamis (17/2/2022) kemarin.

Petugas Tagana Depok, Ari mengatakan, tiga kelurahan termasuk Kelurahan Pasir Putih mengalami banjir dengan ketinggian mencapai 150 sentimeter (cm).

Selain itu, dua rukun warga (RW) di Sawangan Baru juga terdampak banjir dengan jumlah jiwa terdampak sebanyal 248.

"Banjir di Kelurahan Pasir Putih RT 2/ RW 1, terdampak 25 KK dan 67 jiwa. Sedangkan, Banjir di Kelurahan Sawangan Baru ada dua RW, yakni 8 dan 9. Terdampak 51 KK dan 248 jiwa," kata Ari saat dihubungi, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Hanya Tersisa 4 Tempat Tidur Isolasi di UI, Pemkot Depok Upayakan Tambah Fasilitas

Dikatakan Ari, satu wilayah lainnya yang terdampak banjir adalah Kelurahan Cinere.

"Banjir Cinere, terdampak tiga kepala keluarga dan 14 jiwa," lanjutnya.

Ada satu wilayah lain yang terdampak longsor, yakni di Kelurahan Bedahan. Jumlah jiwa terdampak adalah 13 orang dari 2 KK.

Sementara itu, Ari menyebut tak ada korban jiwa dalam bencana banjir maupun longsor di Kota Depok. Namun, jumlah orang terdampak sebanyak 342.

Berkaitan dengan itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) memberikan ratusan paket bantuan tanggap bencana yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kota (Dinsos) Depok pada Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Teka-teki Kasus Pemuda Tertembak saat Terjebak Tawuran di Kramatjati, Ada Petujuk Soal Asal Peluru...

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minggat Setelah Bertengkar dengan Kakaknya, Bocah Asal Bogor Ditemukan di Cipayung lalu Kabur Lagi

Minggat Setelah Bertengkar dengan Kakaknya, Bocah Asal Bogor Ditemukan di Cipayung lalu Kabur Lagi

Megapolitan
Dalam 4 Hari, Kabel Semrawut di 25 Titik Wilayah Jagakarsa Telah Dirapikan

Dalam 4 Hari, Kabel Semrawut di 25 Titik Wilayah Jagakarsa Telah Dirapikan

Megapolitan
Menjelang Agustusan, Warga Diminta Tak Pasang Bendera dan Umbul-umbul di Tiang Listrik

Menjelang Agustusan, Warga Diminta Tak Pasang Bendera dan Umbul-umbul di Tiang Listrik

Megapolitan
Polisi Sebut Perampok di Alfamart Pondok Ranggon Bawa Dua Senjata

Polisi Sebut Perampok di Alfamart Pondok Ranggon Bawa Dua Senjata

Megapolitan
Ada Tim Sisir Kabel Semrawut di Jagakarsa, Dimulai dari Tiga Kelurahan

Ada Tim Sisir Kabel Semrawut di Jagakarsa, Dimulai dari Tiga Kelurahan

Megapolitan
Pemulung Temukan Sosok Bayi di TPU Malaka II Jakarta Timur, Warga Bilang Kerap Terjadi

Pemulung Temukan Sosok Bayi di TPU Malaka II Jakarta Timur, Warga Bilang Kerap Terjadi

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut 'Body Checking' Finalis Miss Universe Indonesia Salahi Aturan

Kuasa Hukum Sebut "Body Checking" Finalis Miss Universe Indonesia Salahi Aturan

Megapolitan
Hari Pertama Ujian SIM C Pakai Sirkuit Baru, Hampir 100 Persen Pemohon Lolos di Satpas Daan Mogot

Hari Pertama Ujian SIM C Pakai Sirkuit Baru, Hampir 100 Persen Pemohon Lolos di Satpas Daan Mogot

Megapolitan
DPRD Hanoi Contoh Pembangunan MRT Jakarta untuk Dibangun di Vietnam

DPRD Hanoi Contoh Pembangunan MRT Jakarta untuk Dibangun di Vietnam

Megapolitan
Saat Alasan Pemkot Depok Naikan Tarif Puskesmas Dinilai Cacat Pikir...

Saat Alasan Pemkot Depok Naikan Tarif Puskesmas Dinilai Cacat Pikir...

Megapolitan
Kejari Sebut Tindakan Ecky Pemutilasi Angela Tak Manusiawi, Patut Diganjar Pidana Mati

Kejari Sebut Tindakan Ecky Pemutilasi Angela Tak Manusiawi, Patut Diganjar Pidana Mati

Megapolitan
Kadisdik Bantah SMPN 12 Tangsel Kelebihan Murid sehingga Belajar Lesehan, Ini Penjelasannya

Kadisdik Bantah SMPN 12 Tangsel Kelebihan Murid sehingga Belajar Lesehan, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Tak Lulus Ujian Praktik SIM C, Pemohon Diberi Waktu 2 Minggu untuk Tes Ulang

Tak Lulus Ujian Praktik SIM C, Pemohon Diberi Waktu 2 Minggu untuk Tes Ulang

Megapolitan
Kasie di Jakut yang Paksa PPSU Berutang di Pinjol Terancam Dicopot dari Jabatan

Kasie di Jakut yang Paksa PPSU Berutang di Pinjol Terancam Dicopot dari Jabatan

Megapolitan
Soal Lantai JPO Dicuri Berkali-kali, Politikus PSI: Supaya Bikin Lagi, Anggaran Lagi...

Soal Lantai JPO Dicuri Berkali-kali, Politikus PSI: Supaya Bikin Lagi, Anggaran Lagi...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com