Kompas.com - 22/02/2022, 14:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib malang harus diterima Sinta Aulia Maulidia bocah penderia tumor di kaki yang mencuri perhatian Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Tim dokter gabungan sudah memvonis tidak bisa menyelamatkan kaki bocah 10 tahun itu. Kini jalan utama yang dipilih untuk mengobati Sinta adalah amputasi.

Saat ini Sinta Aulia masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia dibawa langsung ke Jakarta dari rumahnya di Desa Samaran RT 03 RW 01 Kecamatan Pamotan, Rembang, Jawa Tengah atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Saat Kapolri Penuhi Keinginan Sinta Aulia, Bocah Penderita Tumor Kaki yang Bercita-cita Jadi Polwan...

Konsultan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Achmad Fauzi Kamal, mengatakan amputasi terpaksa dilakukan karena tumor yang diderita Sinta Aulia sudah parah.

Dari hasil pemeriksaan tim dokter gabungan, Sinta didiagnosis menderita Osteosarcoma atau kanker tulang. Penyakit ini menyebar secara cepat hanya dalam hitungan minggu dan bulan.

"Untuk ananda (Sinta) ini tumor sudah sedemikian besar, sudah sampai kepada kulit dan kerusakan pada tumor sudah sedemikian masif," kata Fauzi, dikutip dari Tribunjakarta.com, Selasa (22/2/2022).

Dia mengatakan kondisi Sinta saat baru tiba di RS Polri juga tergolong parah. Hemoglobin (Hb) Sinta sangat rendah saat tiba di RS Polri Kramat Jati pada Sabtu (19/2/2022). Kadar Hemoglobin Sinta hanya di bawah dua.

Setelah itu tim dokter RS Polri Kramat Jati, RSCM, RS MRCCC Siloam Semanggi, dan RS Dharmais sudah melakukan penanganan medis untuk memperbaiki keadaan umum Sinta.

Hasilnya kondisi Sinta kini sudah membaik dengan hemoglobin 6,7, namun karena buruknya keadaan dan untuk mencegah kanker tersebut menjalar amputasi terpaksa dilakukan.

Baca juga: RS Polri Kramat Jati Kerahkan Dokter Spesialis Tangani Sinta Aulia

"Maka pada kasus ini amputasi adalah sebagai pembedahan utama, pilihan pembedahan utama," ujarnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Megapolitan
Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Megapolitan
Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Megapolitan
Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Megapolitan
Kronologi Sopir Taksi Online Diserang di Tambun, Sempat Melawan dan Kepala Dihantam

Kronologi Sopir Taksi Online Diserang di Tambun, Sempat Melawan dan Kepala Dihantam

Megapolitan
Polisi Tak Temukan Indikasi Perampokan dalam Kasus Penembakan Bank Swasta di Cengkareng

Polisi Tak Temukan Indikasi Perampokan dalam Kasus Penembakan Bank Swasta di Cengkareng

Megapolitan
Cegah Kasus Siswa Lompat dari Lantai 3 Kembali Terjadi, SMPN 52 Jakarta Terapkan Langkah Antisipasi

Cegah Kasus Siswa Lompat dari Lantai 3 Kembali Terjadi, SMPN 52 Jakarta Terapkan Langkah Antisipasi

Megapolitan
Alaspadu dan Rumapadu, Hunian di TOD Jakarta Sasar Milenial Bergaji Rp 7 juta–Rp 20 Juta

Alaspadu dan Rumapadu, Hunian di TOD Jakarta Sasar Milenial Bergaji Rp 7 juta–Rp 20 Juta

Megapolitan
Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Cadas Tangerang, Kaki Korban Diikat Tambang

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Cadas Tangerang, Kaki Korban Diikat Tambang

Megapolitan
Rumahpadu, Apartemen Strategis yang Dekat dengan Stasiun MRT

Rumahpadu, Apartemen Strategis yang Dekat dengan Stasiun MRT

Megapolitan
Antisipasi Banjir Luapan Kali Ciliwung, Waduk Dato Tonggara Dinormalisasi

Antisipasi Banjir Luapan Kali Ciliwung, Waduk Dato Tonggara Dinormalisasi

Megapolitan
Selain Bank, Toserba di Cengkareng Juga Kena Tembak, Peluru Menembus Kaca hingga 'Rolling Door'

Selain Bank, Toserba di Cengkareng Juga Kena Tembak, Peluru Menembus Kaca hingga "Rolling Door"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.