Kompas.com - 03/03/2022, 17:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 18.000 orang mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, saat libur Hari Raya Nyepi, pada Kamis (3/3/2022).

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan, jumlah pengunjung tersebut berdasarkan catatan pada pukul 14.00 WIB.

"Pengunjung Ancol per jam 14.00 WIB tadi sudah ada sekitar 18.000 yang masuk," ujarnya, melalui pesan singkat, Kamis.

Baca juga: Warga Kunjungi TMII Saat Libur Nyepi, Ada Sekitar 1.000 Pengunjung hingga Siang Ini

Jumlah tersebut, kata dia, masih berada di bawah kuota maksimal yang diterapkan.

Menurut Eko, kapasitas maksimal Ancol saat ini 60.000 pengunjung atau setara dengan 50 persen kapasitas normal.

"50 persen itu di 60.000 (pengunjung). Jumlah ini (18.000 pengunjung) masih di bawah kuota yang ditetapkan, kuota 50 persen dari kapasitas maksimal," paparnya.

Dengan demikian, dari total kapasitas, hanya terisi sekitar 15 persen pengunjung pada Kamis ini.

"Iya, kira-kira (15 persen)," sebutnya.

Baca juga: Warga Padati Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Nyepi, Ada 1.547 Pengunjung Pagi Ini

Eko menuturkan, terdapat kenaikan jumlah pengunjung pada Kamis ini jika dibandingkan dengan periode akhir pekan.

"Untuk hari ini, dibanding hari weekend biasa, sedikit ada kenaikan," kata Eko.

Dia menambahkan, banyak pengunjung anak-anak yang didampingi keluarganya mengunjungi Ancol pada Kamis ini.

"Hari ini cukup banyak terlihat anak-anak bersama keluarga," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Testing dan Tracing Mengendor

PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Testing dan Tracing Mengendor

Megapolitan
Penculik Gadis di Sunter Rampas Ponsel dan Uang Korban Sebelum Minta Tebusan

Penculik Gadis di Sunter Rampas Ponsel dan Uang Korban Sebelum Minta Tebusan

Megapolitan
Polisi Ditemukan Tewas di Rumah, Kapolsek Sukmajaya Depok Sebut Meninggal karena Sakit

Polisi Ditemukan Tewas di Rumah, Kapolsek Sukmajaya Depok Sebut Meninggal karena Sakit

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Masjid Istiqlal Tunggu Arahan Pemerintah untuk Sesuaikan Kapasitas

Jakarta PPKM Level 2, Masjid Istiqlal Tunggu Arahan Pemerintah untuk Sesuaikan Kapasitas

Megapolitan
Besuk Anaknya yang Keroyok Adik Kelas di SMAN 70, Orangtua: Penjara Bukan Hal yang Tepat

Besuk Anaknya yang Keroyok Adik Kelas di SMAN 70, Orangtua: Penjara Bukan Hal yang Tepat

Megapolitan
Politisi PDI-P Minta Pergantian 22 Nama Jalan di Jakarta Kembali Dipertimbangkan

Politisi PDI-P Minta Pergantian 22 Nama Jalan di Jakarta Kembali Dipertimbangkan

Megapolitan
Polisi: Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Minta Tebusan Rp 50 Juta ke Ibu Korban

Polisi: Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Minta Tebusan Rp 50 Juta ke Ibu Korban

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Ini Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO 100 Persen

PPKM Level 2 di Jakarta, Ini Sektor Perkantoran yang Diizinkan WFO 100 Persen

Megapolitan
Penyekap Mengaku Polisi yang Ditangkap di Sunter Culik Gadis 16 Tahun di Season City

Penyekap Mengaku Polisi yang Ditangkap di Sunter Culik Gadis 16 Tahun di Season City

Megapolitan
Pedagang Kopi Keliling Ketiban Rejeki karena Banyak Warga Citayam Nongkrong di Sudirman

Pedagang Kopi Keliling Ketiban Rejeki karena Banyak Warga Citayam Nongkrong di Sudirman

Megapolitan
75 Persen Polusi Udara di Jakarta Berasal dari Emisi Kendaraan, Ini Langkah Pemprov DKI Mengatasinya

75 Persen Polusi Udara di Jakarta Berasal dari Emisi Kendaraan, Ini Langkah Pemprov DKI Mengatasinya

Megapolitan
Menolak Ditertibkan, Para PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Bersitegang dengan Satpol PP

Menolak Ditertibkan, Para PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Bersitegang dengan Satpol PP

Megapolitan
Layanan Uji Emisi Gratis Digelar di Kawasan CNI Kembangan, Mobil yang Melintas Wajib Diuji

Layanan Uji Emisi Gratis Digelar di Kawasan CNI Kembangan, Mobil yang Melintas Wajib Diuji

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal Tetap Digelar dengan Saf Rapat

PPKM Level 2 Jakarta, Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal Tetap Digelar dengan Saf Rapat

Megapolitan
Terkait Pencabulan Anak di Kebayoran Lama, Kak Seto Ingatkan Polisi Jangan Lupakan Penanganan Korban

Terkait Pencabulan Anak di Kebayoran Lama, Kak Seto Ingatkan Polisi Jangan Lupakan Penanganan Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.