Kompas.com - 04/03/2022, 17:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menyebut aksi perampokan sebuah rumah toko (ruko) elektronik di Depok, Jawa Barat, dipimpin oleh seorang residivis.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan ketika menjelaskan peran dari lima pelaku perampokan yang telah tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka dalam kasus ini ada lima orang. Pertama ini JS perannya sebagai kapten," ujar Zulpan kepada wartawan, Jumat (4/3/2022).

Menurut Zulpan, JS memimpin dua tersangka lain berinisial MS dan D untuk masuk ke dalam ruko lalu menyekap serta mengancam para korban.

Sedangkan dua tersangka berinisial WJ dan RS menunggu di luar area ruko sambil memantau situasi di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap 5 Perampok Ruko yang Sekap Korbannya di Depok

"Tersangka WJ, perannya mengawasi sekitar TKP. Kemudian RS, ini laki-laki juga perannya menyediakan alat transportasi dan mengawasi situasi. Jadi dia standby di mobil," ungkap Zulpan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa JS selaku pimpinan dari kawanan pencuri tersebut merupakan seorang residivis.

"Berdasarkan pemeriksaan, sang kapten merupakan residivis kasus kejahatan pidana lain," pungkasnya.

Kronologi perampokan

Perampokan tersebut terjadi pada Selasa (1/3/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku menyekap beberapa karyawan ruko menggunakan kain sarung selama melancarkan aksinya.

"Kebetulan di dalam ruko ada beberapa karyawan. Para karyawan diancam dan ditakut-takuti. Mereka diikat dengan kain sarung," ujar Zulpan, saat memberikan keterangan, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: Kronologi Perampokan Ruko di Depok, Pelaku Sekap Korban dan Gasak Rp 140 Juta

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanjiran, Perempuan di Bintaro Meninggal saat Cabut Colokan Listrik

Kebanjiran, Perempuan di Bintaro Meninggal saat Cabut Colokan Listrik

Megapolitan
Bayi Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng, Bidan: Tali Pusat Diikat Karet, tapi Ari-ari Tak Ada

Bayi Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng, Bidan: Tali Pusat Diikat Karet, tapi Ari-ari Tak Ada

Megapolitan
Diduga Korsleting, Mobil Toyota Avanza Terbakar di Kebon Jeruk

Diduga Korsleting, Mobil Toyota Avanza Terbakar di Kebon Jeruk

Megapolitan
Ridwan Kamil Targetkan 5.000 Pesantren Ikut Program OPOP hingga Akhir 2022

Ridwan Kamil Targetkan 5.000 Pesantren Ikut Program OPOP hingga Akhir 2022

Megapolitan
UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, KSPI: Heru Budi Tak Sensitif Terhadap Hidup Buruh

UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, KSPI: Heru Budi Tak Sensitif Terhadap Hidup Buruh

Megapolitan
Guru SD Predator Anak di Bekasi Ditangkap, Polisi: Korban Ada yang Masih Kelas 2 SD

Guru SD Predator Anak di Bekasi Ditangkap, Polisi: Korban Ada yang Masih Kelas 2 SD

Megapolitan
2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dipecat

2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dipecat

Megapolitan
Kondisi Bayi yang Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng: Dikerubungi Semut dan Bibir Membiru

Kondisi Bayi yang Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng: Dikerubungi Semut dan Bibir Membiru

Megapolitan
17 RT di Jaksel dan 2 Jakbar Masih Tergenang Banjir Malam Ini

17 RT di Jaksel dan 2 Jakbar Masih Tergenang Banjir Malam Ini

Megapolitan
Tok! UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Tok! UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Masalah Keluarga Diduga Picu Perempuan Bakar Diri di Tangerang

Masalah Keluarga Diduga Picu Perempuan Bakar Diri di Tangerang

Megapolitan
Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Sepi Cengkareng, Dibuang Tak Lama Setelah Lahir

Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Sepi Cengkareng, Dibuang Tak Lama Setelah Lahir

Megapolitan
Cerita Warga Muara Baru Berkali-kali Kebanjiran karena Tanggul Sering Jebol Sebelum Ditinggikan

Cerita Warga Muara Baru Berkali-kali Kebanjiran karena Tanggul Sering Jebol Sebelum Ditinggikan

Megapolitan
Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Ketua RT: Setahu Kami Keluarganya Baik-baik Saja, Enggak Pernah Cekcok

Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Ketua RT: Setahu Kami Keluarganya Baik-baik Saja, Enggak Pernah Cekcok

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 28-3 Desember 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 28-3 Desember 2022

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.