Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Operasi Pasar Minyak Goreng Murah oleh PSI Tuai Polemik, Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi Buka Suara

Kompas.com - 08/03/2022, 20:06 WIB
Joy Andre,
Ivany Atina Arbi

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Video yang menunjukkan gelaran operasi pasar minyak goreng murah oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menuai polemik.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @psi_id tersebut tampak ratusan botol minyak goreng dibagikan oleh sejumlah orang berpakaian PSI kepada warga yang mengantre.

Minyak goreng tersebut diketahui dijual seharga Rp 10.000 per liter, atau lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp 14.000 per liter.

Unggahan tersebut viral dan dikomentari oleh banyak warganet. Mayoritas dari mereka mempertanyakan bagaimana PSI bisa mendapat banyak pasokan minyak goreng di saat komoditas itu langka di pasaran.

Pengguna Twitter @triyuunnn bahkan menganggap operasi pasar yang dilakukan PSI tersebut sebagai hal yang tidak bisa dibenarkan karena bisa merusak harga pasar.

Baca juga: 130.000 Liter Minyak Goreng HET Dibeli Warga Selama 5 Hari Operasi Pasar di Jaksel

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, Muhammad Syahril, pun buka suara menanggapi polemik tersebut.

Syahril menuturkan bahwa pihaknya mendapatkan ribuan liter minyak goreng yang akan dijual kembali melalui operasi pasar murah itu melalui pedagang-pedagang yang tersebar di Kabupaten Bekasi.

"Kita beli secara bergantian. Ketika mereka ada stok, kita beli lagi, nanti ganti lagi yang lain. Kami beli pun itu di atas harga subsidi. Jadi, ya kami beli dengan harga Rp 17-19 (ribu) per liter," ucap Syahril saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (8/3/2022).

Mereka kemudian menjual minyak goreng tersebut dengan harga yang lebih murah. PSI, menurut Syahril, memberi subsidi dari dana pergerakan partai di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Sedang Jalan Kaki Sendirian di Depok, Seorang Perempuan Tiba-tiba Dibekap Pria Tak Dikenal

Syahril juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalankan operasi minyak goreng murah di 10 titik. Ada lebih dari dua ribu liter minyak goreng yang sudah mereka jual kembali ke masyarakat.

"Kurang lebih ya dua ribu liter, rata-rata 100 (liter per titik). Ada yang 200 liter, ada yang di bawah 100 liter, tergantung kebutuhan masyarakat di titik tersebut," tambahnya.

Ia menegaskan, terlepas dari video yang viral di masyarakat, pihaknya akan terus melanjutkan operasi pasar minyak murah yang mereka lakukan.

"Terdekat ini kami akan adakan di Tarumajaya. Di Tarumajaya itu hari Minggu," tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 20 Mei 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 20 Mei 2024

Megapolitan
Modus Maling Motor di Jakut, Cegat Korban di Tengah Jalan dan Tuduh Tusuk Orang

Modus Maling Motor di Jakut, Cegat Korban di Tengah Jalan dan Tuduh Tusuk Orang

Megapolitan
Detik-detik Terjatuhnya Pesawat Latih di BSD, Pilot Serukan 'Mayday!' lalu Hilang Kontak

Detik-detik Terjatuhnya Pesawat Latih di BSD, Pilot Serukan "Mayday!" lalu Hilang Kontak

Megapolitan
Saksi Sebut Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Sempat Minta Tolong Sebelum Tewas

Saksi Sebut Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Sempat Minta Tolong Sebelum Tewas

Megapolitan
Polisi: Kondisi Jasad Korban Pesawat Jatuh di BSD Tidak Utuh dan Tak Ada Luka Bakar

Polisi: Kondisi Jasad Korban Pesawat Jatuh di BSD Tidak Utuh dan Tak Ada Luka Bakar

Megapolitan
Nasib Pejabat Kemenhub Dicopot dari Jabatan Buntut Injak Kitab Suci demi Buktikan ke Istri Tak Selingkuh

Nasib Pejabat Kemenhub Dicopot dari Jabatan Buntut Injak Kitab Suci demi Buktikan ke Istri Tak Selingkuh

Megapolitan
Jambret Ponsel Pelajar, Pengemudi Ojol Dikejar Polantas di Bekasi

Jambret Ponsel Pelajar, Pengemudi Ojol Dikejar Polantas di Bekasi

Megapolitan
Polisi Masih Tunggu Izin Keluarga untuk Otopsi Tiga Korban Pesawat Jatuh di BSD

Polisi Masih Tunggu Izin Keluarga untuk Otopsi Tiga Korban Pesawat Jatuh di BSD

Megapolitan
Luka-luka Diserang Gangster, Remaja di Depok Ditolong Warga ke Rumah Sakit

Luka-luka Diserang Gangster, Remaja di Depok Ditolong Warga ke Rumah Sakit

Megapolitan
Seorang Remaja Dibacok Gangster di Depok, Terjebak Portal Saat Hendak Kabur

Seorang Remaja Dibacok Gangster di Depok, Terjebak Portal Saat Hendak Kabur

Megapolitan
Jatuhnya Pesawat Latih Tecnam P2006T di BSD: Pilot, Kopilot, dan Teknisi Tewas di TKP

Jatuhnya Pesawat Latih Tecnam P2006T di BSD: Pilot, Kopilot, dan Teknisi Tewas di TKP

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 20 Mei 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 20 Mei 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong | Beda Nasib Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez di Kasus Narkoba

[POPULER JABODETABEK] Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong | Beda Nasib Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez di Kasus Narkoba

Megapolitan
Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Serpong Selesai Dievakuasi

Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Serpong Selesai Dievakuasi

Megapolitan
RS Polri Buka Posko untuk Identifikasi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD

RS Polri Buka Posko untuk Identifikasi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com