Kompas.com - 24/03/2022, 13:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan sampel bahan pangan dari lima pasar tradisional di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diambil untuk dilakukan uji kelayakan kualitas, pada Rabu (23/3/2022).

Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Perikanan Sudin KPKP Jakarta Barat, Sri Riana Hanum mengatakan, pengujian ini dilakukan guna memastikan kualitas pangan, khususnya menjelang Ramadhan.

Ia menyebut, berdasarkan sampel yang diuji tersebut, pihaknya memastikan seluruhnya terbukti aman dikonsumsi.

Baca juga: Pemkot Jakbar Uji 300 Sampel Bahan Pangan di Pasar Tradisional Grogol Petamburan

"Total sampel yang kami ambil kemarin sebanyak 259 sampel acak dari sejumlah pasar. Hasilnya 100 persen aman," kata Sri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/3/2022).

Sampel bahan pangan tersebut diambil dari Pasar Tomang Barat, Pasar Grogol, Pasar Timbul Barat, Pasar Duta Mas, dan Pasar Jelambar Polri.

Sampel yang diambil terdiri dari berbagai komoditi pangan seperti produk pertanian segar, peternakan, dan perikanan.

"Komoditi yang diambil adalah komoditi produk pertanian segar, berupa sayur dan buah. Kalau perikanan itu terdiri dari ikan segar, ikan olahan, ikan asin. Sedangkan peternakan sendiri itu daging ayam, daging sapi, dan usus," jelas Sri.

Dari lima pasar tersebut, diuji 124 sampel pertanian, 95 sampe perikanan, dan 40 sampel peternakan.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Jakarta Barat Periksa Kualitas Bahan Pangan di Pasar Tradisional

Sri memastikan akan terus melakukan pengujian kualitas bahan pangan pasar di waktu-waktu mendatang.

Ia pun mengimbau kepada para pedagang untuk jujur dan cerdas dalam memilih bahan pangan yang akan dijual.

"Para pedagang itu harus menjadi pedagang yang cerdas. Pedagang yang bisa menjaga keamanan pangan, karena pangan ini langsung dikonsumsi oleh masyarakat dan itu adalah suatu penting sekali," tutup Sri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

Megapolitan
Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Megapolitan
Masjid Hasyim Asy'ari Jakbar Akan Gelar Shalat Idul Adha dengan Saf Sedikit Berjarak

Masjid Hasyim Asy'ari Jakbar Akan Gelar Shalat Idul Adha dengan Saf Sedikit Berjarak

Megapolitan
Korban Begal di Tajurhalang Sempat Kejar Pelaku Usai Dibacok hingga Pingsan di Jalan

Korban Begal di Tajurhalang Sempat Kejar Pelaku Usai Dibacok hingga Pingsan di Jalan

Megapolitan
Mahasiswi Pelanggar Lalin Ini Minta Maaf karena Cakar, Gigit, dan Coba Rebut Senjata Polisi

Mahasiswi Pelanggar Lalin Ini Minta Maaf karena Cakar, Gigit, dan Coba Rebut Senjata Polisi

Megapolitan
Pemotor Tewas Akibat Jalan Rusak di Jatinegara, Ini Tanggapan Pemkot Jakarta Timur

Pemotor Tewas Akibat Jalan Rusak di Jatinegara, Ini Tanggapan Pemkot Jakarta Timur

Megapolitan
Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Sudirman–Thamrin, Dishub Pasang Water Barrier di Bundaran HI

Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Sudirman–Thamrin, Dishub Pasang Water Barrier di Bundaran HI

Megapolitan
Mahasiswi Pelanggar Lalin yang Aniaya Polisi di Kampung Melayu Dibebaskan lewat 'Restorative Justice'

Mahasiswi Pelanggar Lalin yang Aniaya Polisi di Kampung Melayu Dibebaskan lewat "Restorative Justice"

Megapolitan
Gelar Uji Coba Rekayasa Lalin, Dishub DKI Hendak Urai Kemacetan di Bundaran HI

Gelar Uji Coba Rekayasa Lalin, Dishub DKI Hendak Urai Kemacetan di Bundaran HI

Megapolitan
3 Ustaz dan 1 Santri Senior Tersangka Pemerkosaan di Pondok Pesantren Depok Belum Ditahan

3 Ustaz dan 1 Santri Senior Tersangka Pemerkosaan di Pondok Pesantren Depok Belum Ditahan

Megapolitan
Polda Metro Mengaku Belum Sita Akun Twitter Roy Suryo: Yang Disita Ponsel Pelapor...

Polda Metro Mengaku Belum Sita Akun Twitter Roy Suryo: Yang Disita Ponsel Pelapor...

Megapolitan
Pesan Wagub Ariza untuk 'Anak Tongkrongan Dukuh Atas': Kita Rawat, Jaga Kebersihannya

Pesan Wagub Ariza untuk "Anak Tongkrongan Dukuh Atas": Kita Rawat, Jaga Kebersihannya

Megapolitan
Motif Polisi Gadungan Peras serta Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi, Cari Uang untuk Bayar Utang ke Pacar

Motif Polisi Gadungan Peras serta Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi, Cari Uang untuk Bayar Utang ke Pacar

Megapolitan
Kasus Pemerkosaan Santriwati di Beji Depok, Polisi Gali Keterangan 8 Korban yang Belum Lapor

Kasus Pemerkosaan Santriwati di Beji Depok, Polisi Gali Keterangan 8 Korban yang Belum Lapor

Megapolitan
Anggota Gangster Bacok Pemuda di Pondok Aren Tangsel, Polisi: Pelaku Merasa Tertantang

Anggota Gangster Bacok Pemuda di Pondok Aren Tangsel, Polisi: Pelaku Merasa Tertantang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.