Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selokan Ikan di Pamulang, Obyek Wisata Murah Meriah yang Jadi Tongkrongan Warga sejak Pandemi

Kompas.com - 26/03/2022, 11:37 WIB
Annisa Ramadani Siregar,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Di awal pandemi Covid-19, pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2.

Karena itu, mobilitas warga kala itu berubah seketika, dari yang sebelumnya bebas menjadi agak terhambat.

Tampaknya, berdiam diri di rumah saja membuat sebagian orang merasa bosan dan mencoba mencari ide kegiatan baru.

Baca juga: Selokan Ikan di Pamulang Ramai Dikunjungi Anak-anak, Orangtua: Daripada Main Gadget Terus...

Salah satunya mengubah selokan menjadi kolam ikan, seperti yang berada di Kompleks Puri Pamulang, Tangerang Selatan.

Mirip di Jepang

Selokan di Puri Pamulang diubah menjadi kolam ikan yang unik.

Tampak berbagai jenis ikan di dalamnya menjadi daya tarik bagi warga sekitar untuk berkunjung dan melepas penat hingga memberi makan.

Seorang warga Bambu Apus bernama Dea (34) mengaku tertarik untuk berkunjung karena penasaran melihat selokan yang bersih dan terawat.

"Mirip kolam ikan di Jepang. Pemanfaatan selokan akhirnya dibuat bersih begini, dibuat kolam ikan. Kan di Jawa juga ada, waktu itu pernah viral juga," ujar dia saat ditemui, Jumat (25/3/2022).

Menurut Dea, nongkrong di selokan Puri Pamulang seperti berwisata saat sore hari karena banyaknya warga yang berdatangan.

Baca juga: Selokan di Pamulang Tangsel Jadi Kolam Ikan, Warga: Mirip di Jepang

Tempat wisata murah meriah

Kolam Ikan Jepang ala Pamulang Tangerang Selatan KOMPAS.com/ANNISA RAMADANI SIREGAR Kolam Ikan Jepang ala Pamulang Tangerang Selatan

Ketika awal pandemi Covid-19, beberapa kebijakan pemerintah diterapkan. Salah satunya menutup pusat keramaian seperti mal untuk menghindari penularan virus SARS-CoV-2.

Dea bersama anaknya biasa menghabiskan waktu untuk "cuci mata" di selokan ikan Puri Pamulang.

"Pas lewat, lihat ikan terus selokannya bersih. Biasanya lihat begini tuh adanya di mal kayak BxChange," ujar Dea.

"Karena pandemi enggak berani ke mal, jadi ke sini saja. Kalau ke sini gratis, paling beli makanan ikan saja, harganya Rp 2.000 per bungkus," lanjut dia.

Tak hanya itu, pengunjung juga tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis untuk melihat selokan ikan.

Baca juga: Selokan Ikan di Pamulang Tangsel, Warga: Semenjak Covid-19 Saya Setiap Hari Ke Sini

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Bawang Merah di Pasar Senen Blok III Naik Dua Kali Lipat Sejak Lebaran

Harga Bawang Merah di Pasar Senen Blok III Naik Dua Kali Lipat Sejak Lebaran

Megapolitan
Dua Anggota TNI yang Tersambar Petir di Cilangkap Sedang Berteduh di Bawah Pohon

Dua Anggota TNI yang Tersambar Petir di Cilangkap Sedang Berteduh di Bawah Pohon

Megapolitan
Imam Budi Hartono dan Partai Golkar Jalin Komunikasi Intens untuk Pilkada Depok 2024

Imam Budi Hartono dan Partai Golkar Jalin Komunikasi Intens untuk Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pembunuh Wanita 'Open BO' di Pulau Pari Baru 2 Bulan Indekos di Bekasi

Pembunuh Wanita "Open BO" di Pulau Pari Baru 2 Bulan Indekos di Bekasi

Megapolitan
Dua Anggota TNI Tersambar Petir di Cilangkap, Satu Orang Meninggal Dunia

Dua Anggota TNI Tersambar Petir di Cilangkap, Satu Orang Meninggal Dunia

Megapolitan
Pasien DBD Meningkat, PMI Jakbar Minta Masyarakat Gencar Jadi Donor Darah

Pasien DBD Meningkat, PMI Jakbar Minta Masyarakat Gencar Jadi Donor Darah

Megapolitan
Sembilan Tahun Tempati Rusunawa Muara Baru, Warga Berharap Bisa Jadi Hak Milik

Sembilan Tahun Tempati Rusunawa Muara Baru, Warga Berharap Bisa Jadi Hak Milik

Megapolitan
Fraksi PSI: Pembatasan Kendaraan di UU DKJ Tak Cukup untuk Atasi Kemacetan

Fraksi PSI: Pembatasan Kendaraan di UU DKJ Tak Cukup untuk Atasi Kemacetan

Megapolitan
Polisi Pesta Narkoba di Depok, Pengamat: Harus Dipecat Tidak Hormat

Polisi Pesta Narkoba di Depok, Pengamat: Harus Dipecat Tidak Hormat

Megapolitan
Belajar dari Kasus Tiktoker Galihloss: Buatlah Konten Berdasarkan Aturan dan Etika

Belajar dari Kasus Tiktoker Galihloss: Buatlah Konten Berdasarkan Aturan dan Etika

Megapolitan
Cari Calon Wakil Wali Kota, Imam Budi Hartono Sebut Sudah Kantongi 6 Nama

Cari Calon Wakil Wali Kota, Imam Budi Hartono Sebut Sudah Kantongi 6 Nama

Megapolitan
Sepakat Koalisi di Pilkada Bogor, Gerindra-PKB Siap Kawal Program Prabowo-Gibran

Sepakat Koalisi di Pilkada Bogor, Gerindra-PKB Siap Kawal Program Prabowo-Gibran

Megapolitan
Foto Presiden-Wapres Prabowo-Gibran Mulai Dijual, Harganya Rp 250.000

Foto Presiden-Wapres Prabowo-Gibran Mulai Dijual, Harganya Rp 250.000

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Jangan Asal 'Fogging' buat Atasi DBD di Jakarta

Pemprov DKI Diingatkan Jangan Asal "Fogging" buat Atasi DBD di Jakarta

Megapolitan
April Puncak Kasus DBD, 14 Pasien Masih Dirawat di RSUD Tamansari

April Puncak Kasus DBD, 14 Pasien Masih Dirawat di RSUD Tamansari

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com