Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Todongkan Senjata Api, 2 Pria Rampas Ponsel Remaja di Kebon Jeruk

Kompas.com - 28/03/2022, 16:07 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Ivany Atina Arbi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pria disebut menodongkan senjata api dan merampas ponsel milik seorang remaja di Jalan T 1, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (26/3/2022).

Indra (40), orangtua korban, mengatakan bahwa anaknya yang berusia 13 tahun dan dua teman sebayanya tengah duduk sembari bermain game di ponsel saat kedua pria itu datang dan melancarkan aksi mereka.

"Anak-anak lagi pada main, tiba-tiba ada satu kendaraan menghampiri. Ada dua orang," kata Indra saat ditemui di kediamannya, Senin (28/3/2022).

Kata Indra, dua pria itu langsung menodongkan sebuah senjata api dan merampas ponsel milik anaknya.

"Anak-anak bilangnya (ditodong) pistol. Tapi kurang tahu saya. Di CCTV sudah lihat, tapi memang kurang jelas," kata dia.

Baca juga: Perjalanan Panjang Sirkuit Formula E, Kini Diminta Revisi demi Aspek Keselamatan...

"Anak-anak ya takutlah, mau (senjata) beneran atau bohongan, pasti takut. Namanya anak-anak," imbuhnya.

Ia pun menyayangkan kejadian ini bisa terjadi di lingkungan permukiman warga. Ia juga mengkhawatirkan kondisi anaknya yang masih trauma dengan kejadian tersebut.

"Anak saya nangis mulu semalam karena takut kalau keluar rumah. Jadi kasihan anak-anak. Kalau keluar rumah, jadi trauma," pungkas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP M Trisno membenarkan soal aksi perampasan yang diduga menggunakan senjata api tersebut.

Pihaknya pun tengah menyelidiki tindak kriminal tersebut.

"Kemarin petugas sudah turun ke lapangan, masih kita lidik. Korban belum membuat laporan," kata Trisno saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Baca juga: Target Penonton Langsung Formula E Turun Drastis, Anggota DPRD DKI: Program Abal-abal

Aksi perampasan dengan senjata api itu terekam kamera CCTV warga.

Dalam rekaman itu terlihat tiga remaja tengah bermain ponsel hingga tiba-tiba dua pria menghampiri dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna putih-biru.

Seorang pria berhelm hitam dan berjaket putih yang duduk di bangku penumpang terlihat menodongkan benda diduga senjata api ke arah anak-anak tersebut.

Anak-anak yang kaget pun terlihat ketakutan dan mulai berlarian. Namun, ponsel yang dipegang salah satu remaja dirampas.

Kejadian itu berlangsung dengan cepat. Anak-anak terlihat melarikan diri dan kedua pelaku langsung berkendara ke arah Jalan Raya Panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'Real Count' Pileg DPRD DKI Data 51,61 Persen: PKS Unggul Sementara di Jakarta

"Real Count" Pileg DPRD DKI Data 51,61 Persen: PKS Unggul Sementara di Jakarta

Megapolitan
Bocah di Tangerang Dianiaya Ayah Tiri, Tubuh Penuh Luka Gigitan dan Sundutan Rokok

Bocah di Tangerang Dianiaya Ayah Tiri, Tubuh Penuh Luka Gigitan dan Sundutan Rokok

Megapolitan
Nasdem Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Perubahan pada Pilkada DKI 2024

Nasdem Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Perubahan pada Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Terungkapnya Sindikat Jual Beli Video Porno Anak Jaringan Internasional, Jaring Korban lewat Gim 'Online'

Terungkapnya Sindikat Jual Beli Video Porno Anak Jaringan Internasional, Jaring Korban lewat Gim "Online"

Megapolitan
Bujuk Rayu Sang Predator demi Jual Video Porno Anak ke Jaringan Internasional, Goda Korban Pakai Uang

Bujuk Rayu Sang Predator demi Jual Video Porno Anak ke Jaringan Internasional, Goda Korban Pakai Uang

Megapolitan
Nasdem Jakarta Dukung Ahmad Sahroni Maju Pilgub DKI

Nasdem Jakarta Dukung Ahmad Sahroni Maju Pilgub DKI

Megapolitan
Kronologi Pedagang Es Krim Keliling Kena Jambret, Pelaku Rampas Tas Selempang Berisi Uang dan Ponsel

Kronologi Pedagang Es Krim Keliling Kena Jambret, Pelaku Rampas Tas Selempang Berisi Uang dan Ponsel

Megapolitan
Komunitas di Jagakarsa Tampung Limbah APK sampai 10 Ton

Komunitas di Jagakarsa Tampung Limbah APK sampai 10 Ton

Megapolitan
Akan Layani Pernikahan Semua Agama, Kepala KUA Gambir Usulkan Pembaruan Sarana dan Prasarana

Akan Layani Pernikahan Semua Agama, Kepala KUA Gambir Usulkan Pembaruan Sarana dan Prasarana

Megapolitan
Prabowo-Gibran Unggul 41,9 Persen di DKI Jakarta, TKD: Terima Kasih atas Doa Restu dan Dukungan

Prabowo-Gibran Unggul 41,9 Persen di DKI Jakarta, TKD: Terima Kasih atas Doa Restu dan Dukungan

Megapolitan
Kata Pengamat soal 'Gimik' Ahmed Zaki Ajak Riza Patria Kerja Lagi untuk Jakarta...

Kata Pengamat soal "Gimik" Ahmed Zaki Ajak Riza Patria Kerja Lagi untuk Jakarta...

Megapolitan
Jawaban Jokowi soal Harga Beras Tak Seindah Realita Emak-emak di Kebagusan...

Jawaban Jokowi soal Harga Beras Tak Seindah Realita Emak-emak di Kebagusan...

Megapolitan
Seorang Wanita Paruh Baya Tewas dalam Kos di Tambora, Terduga Pelaku Ditangkap dan Motif Masih Misteri

Seorang Wanita Paruh Baya Tewas dalam Kos di Tambora, Terduga Pelaku Ditangkap dan Motif Masih Misteri

Megapolitan
Toko Onderdil Ambruk ke Kali, Warga Pasar Rebo: Pada 'Ngira' Suara Tabrakan

Toko Onderdil Ambruk ke Kali, Warga Pasar Rebo: Pada "Ngira" Suara Tabrakan

Megapolitan
Toko Onderdil Ambruk di Pasar Rebo, Pemilik Tercebur ke Kali

Toko Onderdil Ambruk di Pasar Rebo, Pemilik Tercebur ke Kali

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com